PORDI Bareng HGI Dorong Domino ke Panggung Internasional
Endarti | 29 April 2025, 20:20 WIB

AKURAT.CO, Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) bekerja sama dengan Higgs Games Island (HGI) sukses menyelenggarakan Open Tournament Domino Makassar 2025 pada tanggal 12–13 April di Gedung Tennis Indoor Telkom, Makassar.
Acara ini menjadi tonggak penting dalam mendorong domino sebagai cabang olahraga berbasis kecerdasan, baik di Indonesia maupun di dunia.
Kejuaraan ini menarik peserta dari berbagai daerah, dengan lebih dari 1.000 orang hadir langsung di lokasi dan lebih dari 2 juta peserta berpartisipasi secara online.
Baca Juga: Efek Domino Mencari Suksesor Sang Profesor
Kompetisi diselenggarakan secara hybrid (online dan offline), dan para peserta terlebih dahulu mengikuti babak kualifikasi online pada 3–10 April, kemudian melakukan konfirmasi pendaftaran offline pada 10–11 April, dan akhirnya bertanding di babak final pada 12–13 April.
Format pertandingan yang digunakan sangat inovatif, mencerminkan komitmen kuat dan semangat inovatif dari PORDI dan Higgs Games Island dalam mengembangkan domino sebagai olahraga kompetitif.
Ketua Umum PORDI, Dr. Andi Jamaro Dulung, menyatakan turnamen ini menjadi sangat penting. Sebab dengan turnamen ini menjadi tongak awal domino menuju panggung internasional.
"Tournament ini adalah momen penting yang patut kita rayakan, menandai kolaborasi besar pertama antara PORDI dan Higgs Games Island. Kompetisi ini menggunakan format gabungan antara online dan offline," ucal Andi Jamaro Dulung dalam keterangan resminya.
"Ke depannya, PORDI bersama mitra strategisnya, HIGGS Games Island, akan terus menyelenggarakan lebih banyak turnamen domino, tidak hanya untuk menyatukan para pemain Indonesia, tetapi juga untuk membawa olahraga ini ke panggung internasional," tambah dia.
"Olahraga pintar seperti domino mengasah kemampuan berpikir, strategi, kerja sama, pengambilan keputusan cepat, pengendalian ego, intuisi, dan perhitungan. Oleh karena itu, domino membangun kematangan emosional, retensi memori, dan dapat mencegah penyakit degeneratif seperti pikun," beber dia.
Sebagai warisan budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi, domino di Indonesia bukan hanya sekadar permainan hiburan, tetapi juga mengandung kedalaman strategi, kecerdasan matematis, dan pemikiran filosofis.
Kejuaraan ini juga bertujuan untuk meningkatkan popularitas domino sebagai olahraga kompetitif seperti diutarakan Perwakilan penyelenggara, Dr. Wahyu Erfandy, S.Or., M.Pd.
“Kompetisi ini bukan hanya platform bagi para penggemar domino untuk menunjukkan minat dan bakat mereka, tetapi juga merupakan jawaban atas antusiasme besar dan perhatian tinggi dari seluruh penjuru," ucap Wahyu.
"Domino sendiri dapat menjadi jembatan yang menghubungkan antar generasi maupun kalangan dan menyatukan berbagai komunitas. Ini adalah olahraga berbasis kearifan lokal, bukan perjudian.”
“ Adapun Olahraga domino bertujuan untuk mengasah otak, mengendalikan ego, serta memperkuat daya ingat. Tantangan dalam menjadikan domino sebagai cabang olahraga bukan hanya soal mengganti namanya, tetapi juga harus diiringi dengan perubahan perspektif dari para pelaku olahraga domino itu sendiri, untuk menjunjung tinggi nilai fair play dan sportivitas dalam permainan ini," beber dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








