Proliga 2025: Sumsel Babel Peringkat 2 Final Four Usai Kalahkan Samator, Bayangi Lavani di Puncak

AKURAT.CO, Palembang Bank Sumsel Babel mendapatkan tiga poin usai menaklukkan Surabaya Samator dengan skor 3-1 (35-37, 25-15, 25-15, dan 25-20) pada lanjutan babak final four Proliga 2025 di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (24/4).
Kemenangan ini sangat penting bagi Bank Sumsel Babel untuk menjaga peluang mereka menuju babak Grand Final Proliga 2025 yang akan bergulir di GOR Amongrogo, Yogyakarta pada 10 dan 11 Mei mendatang
Pasalnya, kemenangan ini mampu mengantarkan skuad asuhan Iwan Dedy Setiawan ini naik ke peringkat dua klasemen sementara final four Proliga 2025 dengan koleksi lima poin. Sebelumnya Bank Sumsel babel menang 3-2 atas juara bertahan, Bhayangkara Presisi.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Babak Final Four Proliga 2025 Seri Kedua, Semarang 24-27 April
Hasil ini membuat Bank Sumsel Babel tertinggal satu poin dari Jakarta LavAni di peringkat puncak dan unggul satu poin dari Bhayangkara Presisi di peringkat tiga dengan empat poin.
Asisten pelatih Bank Sumsel Babel, Memet Tarmedi, menyebut timnya belum bisa tampil maksimal pada set pertama. Namun setelah itu, mereka mampu tampil lebih solid dengan merebut tiga set selanjutnya.
"Mungkin kepanasan karena kita sudah datang duluan. Jadi lama pemanasan. Akan tetapi, set berikutnya anak-anak bisa memperbaikinya dengan blok-blok," kata Memet Tarmedi.
Baca Juga: Proliga 2025: Bhayangkara Tunjukkan Dominasinya Sebagai Juara Bertahan, Gulung Samator Skor 3-0
Sementara bagi Surabaya Samator kekalahan ini semakin membenamkan mereka di dasar klasemen dengan nol poin dari tiga laga yang sudah dilakoni.
Sebelumnya mereka kalah dari finalis musim lalu, Lavani dan Bhayangkara, masing-masing dengan skor 3-0.
Walau kembali menelan kekalahan, Manajer Samator, Hadi Sampurno mengaku cukup puas dengan kemenangan set pertama yang berhasil diraih pasukannya. Sayang, penampilan Rama Fazza Fauzan dan kolega menurun di set-set selanjutnya.
"Saya kira ini soal mental. Begitu memasuki set kedua (penampilan anak-anak) jauh dibandingkan set pertama. Masalah mental ini belum bisa lepas," kata Hadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









