Akurat

Peparnas 2024: Berkaca dari PON Aceh-Sumut, Panitia Pastikan Standar Gizi dan Konsumsi Atlet

Leo Farhan | 4 Oktober 2024, 16:00 WIB
Peparnas 2024: Berkaca dari PON Aceh-Sumut, Panitia Pastikan Standar Gizi dan Konsumsi Atlet
 
AKURAT.CO, Penyediaan konsumsi yang sesuai standar kebutuhan atlet menjadi salah satu perhatian khusus Panitia Besar (PB) Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024.
 
Tidak ingin mengulang kejadian seperti di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatra Utara 2024, PB Peparnas 2024 bakal memperhatikan asupan gizi para atlet yang bertanding pada 6-13 Oktober mendatang.
 
Salah satu pihak yang dilibatkan dalam pemenuhan gizi seimbang untuk para atlet Peparnas 2024 adalah Hotel
Solia Zigna Kampung Batik Laweyan.
 
Hotel ini menjadi tempat menginap sekaligus pemenuhan konsumsi atlet cabang olahraga anggar kursi roda.
 
 
Para atlet sendiri sudah mulai tiba di Solia Zigna pada Selasa (1/10) lalu. Salah satu atlet yang sudah merasakan fasilitas dari tempat penginapan itu adalah atlet anggar kursi roda asal Riau, Rachman.
 
Dalam dua hari ini, dia menyebut apa yang didapatkannya di Solia Zigna sudah melebihi ekspektasi.
 
Akomodasi yang diberikan kepada atlet menurutnya sangat sesuai dengan apa yang diharapkan.
 
"Selain itu, makanan yang disediakan untuk para atlet sangat bagus. Konsumsinya sudah sesuai dengan standar yang dibutuhkan atlet," kata Rachman melalui keterangan resmi yang diterima Akurat.co.
 
Kualitas konsumsi yang telah disediakan oleh pihak penginapan juga memperoleh pujian dari pelatih anggar kursi roda Sumatera Selatan, Agista Andhani. Menurutnya, nilai gizi dari konsumsi yang diberikan sudah sangat terpenuhi.
 
 
"Konsumsi sudah baik. Gizinya untuk atlet-atlet juga telah terpenuhi. Luar biasa. Pelayanan Kota Solo selama Peparnas sudah sangat baik," kata Agista.
 
"Jadi, memang sudah layak digelar di sini. Sebab, akses disabilitas di sini juga sangat baik."
 
Penyediaan konsumsi yang layak telah menjadi komitmen pihak hotel yang menjadi partner PB Peparnas 2024.
 
Pasalnya, standar makanan atlet sebelumnya sudah ditetapkan bersama tim gizi dari PB Peparnas.
 
Executive Secretary & Public Relation Solia Zigna Kampung Batik Laweyan, Yuke Anastasia, menyebut pihaknya sejak awal sudah bekerjasama dengan tim atau ofisial yang datang untuk berdiskusi mengenai menu yang akan sisajikan.
 
"Ada juga ahli gizi yang didatangkan untuk mengecek menu. Kami sudah menjelaskan standarisasi gizinya karena sudah ada yang disesuaikan dengan kebutuhan atlet," kata Yuke.
 
"Ketentuan ini menyangkut protein, karbohidrat, dan buah-buahnya."
 
Sementara itu, ahli gizi, Farah Aulia Rahma SGz RD, menjelaskan bahwa penyediaan makanan harus mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
 
"Jadi, ketika menyajikan bahan makanan kepada atlet, itu semuanya harus lengkap," kata Farah.
 
Selain memperhatikan kebutuhan gizi atlet, dia juga menekankan pentingnya cara pengolahan makanan.
 
Hal ini berkaitan dengan dinamika yang dihadapi atlet dalam menghadapi pertandingan.
 
Sebelum bertanding, atlet kerap kali menghadapi rasa gugup dan stres. Situasi semacam ini kerap berpengaruh terhadap sistem pencernaan.
 
 
Oleh karena itu, cara pengolahan makanan selama Peparnas 2024 ini patut mempertimbangkan cara pengolahan yang ideal.
 
"Olahan-olahan yang pedas dan asam, serta menggunakan minyak yang banyak, bisa juga mengganggu pencernaan atlet. Hal itu mesti diperhatikan," ujar Farah.
 
Menurut Farah, aspek lainnya yang juga tak boleh dilupakan ialah frekuensi pemberian makanan.
 
Penyediaan makan berat harus dilakukan pada pagi, siang, dan malam. Sebelum bertanding, atlet juga mesti diberikan makanan ringan.
 
"Dengan frekuensi yang diperhatikan, atlet bisa terpenuhi kebutuhan gizinya dari pemberian makanan yang teratur," katanya.
 
Para atlet dari 34 kontingen memiliki waktu persiapan tahap akhir di Kota Solo selama empat hari.
 
Pertandingan dari 20 cabang olahraga baru akan dimulai pada Senin (7/10) selepas upacara pembukaan pada Minggu (6/10) akhir pekan nanti.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H