Akurat

AS Terbuka: Sinner Singkirkan Perlawanan Fritz Raih Gelar Perdana di New York

Ratu Tiara | 9 September 2024, 14:19 WIB
AS Terbuka: Sinner Singkirkan Perlawanan Fritz Raih Gelar Perdana di New York
 
AKURAT.CO Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, sukses mengatasi perlawanan wakil tuan rumah, Taylor Fritz, untuk memenangkan gelar grand slam Amerika Serikat Terbuka pertamanya.
 
Berlaga di Stadion Arthur Ashe, New York, Senin (9/9/2024) dini hari WIB, petenis Italia berusia 23 tahun itu mampu mengunci kemenangan straight set 6-3, 6-4, 7-5 atas Fritz di final AS Terbuka 2024.
 
 
Kemenangan itu juga berhasil mengantarkan Sinner meraih gelar grand slam keduanya di musim ini, setelah di awal tahun dia juga mampu keluar sebagai juara di Australia Terbuka 2024.
 
"Begitu banyak kemenangan besar bagi saya musim ini, dimulai dengan Australia," kata Sinner dikutip laman ATP Tour, Senin (9/9/2024).
 
"Bermain dengan sangat baik di sana memberi saya rasa percaya diri. Kerja keras tidak pernah berhenti. Saya tahu saya masih bisa meningkatkan beberapa hal, seperti yang kita lihat hari ini."
 
Sinner menjadi pemain pertama sejak Guillermo Vilas pada tahun 1977 yang memenangkan dua gelar Grand Slam pertamanya di musim yang sama. Dia juga merupakan petenis Italia pertama yang memenangkan gelar tunggal di Flushing Meadows.
 
Gelar ini sangat berarti bagi Sinner, lantaran periode terakhir dalam kariernya tidak berjalan mudah setelah tuduhan penggunaan doping yang terjadi pada bulan Maret lalu.
 
Selain itu, dia juga menjadi petenis putra keempat yang mampu memenangkan dua grand slam lapangan keras di musim yang sama setelah Mats Wilander, Roger Federer, dan Novak Djokovic.
 
Bukan cuma itu, kemenangan di New York sekaligus memperpanjang catatan rekornya di tahun ini menjadi 55-5, dan memerpanjang rekor kemenangannya menjadi 11 pertandingan setelah gelar du ATP Masters 1000 di Cincinnati.
 
Sementara itu, kekalahan yang diderita Fritz dari Sinner pada final ini membuatnya gagal mengantarkan tuan rumah menjadi juara tunggal putra Grand Slam AS Terbuka pertama dalam 21 tahun setelah Andy Roddick mendapatkannya pada tahun 2003.
 
"Saya tahu kita sudah lama menantikan hadirnya juara (dari AS), jadi saya minta maaf karena tidak bisa mewujudkannya kali ini," kata Fritz.
 
 
Kemenangan Sinner ini juga menandai era baru tenis ketika pemenang 24 gelar grand slam, Novak Djokovic, yang tersingkir di babak ketiga mengakhiri musim tanpa gelar grand slam untuk pertama kalinya sejak 2017.
 
Sinner dan petenis Spanyol, Carlos Alcaraz (juara Prancis Terbuka dan Wimbledon), telah berbagi kemenangan Grand Slam di antara mereka berdua untuk tahun ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
R