Akurat

AS Terbuka: Novak Djokovic dan Aryna Sabalenka Belum Temui Hambatan di Laga Perdana

Hervin Saputra | 27 Agustus 2024, 22:12 WIB
AS Terbuka: Novak Djokovic dan Aryna Sabalenka Belum Temui Hambatan di Laga Perdana
 
 
AKURAT.CO, Novak Djokovic terlihat tanpa kesulitan untuk meraih kemenangan pada laga perdana di ajang Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2024.
 
Mengawali AS Terbuka di Flushing Meadows, New York, Amerika Serikat, Selasa (27/8) WIB, Novak Djokovic berhasil menyingkirkan perlawanan Radu Albot dengan skor 6-2, 6-2, dan 6-4.
 
Meskipun ada kendala yang harus diperbaiki oleh sang juara bertahan di babak selanjutnya di AS Terbuka, Novak Djokovic bisa mengalahkan Albot dalam waktu dua jam dan tujuh menit.
 
 
"Saya ingin memulai turnamen dengan cara yang benar dan saya rasa, saya berhasil. Ada pasang surut yang menurut saya wajar," kata Djokovic dikutip laman resmi ATP Tour, Selasa (27/8).
 
"(Saya berusaha) menghilangkan kekakuan di bahu setelah bermain di permukaan lapangan yang berbeda dan Olimpiade (Paris 2024).
 
"Saya tidak bermain di lapangan keras selama enam bulan, jadi saya masih mencari alurnya, menemukan tempo di lapangan."
 
Ini adalah kali pertama Djokovic tampil di lapangan keras sejak Indian Wells pada Maret lalu.
 
Dan merupakan turnamen pertamanya sejak memenangi medali emas Olimpiade Paris di lapangan tanah liat tiga minggu silam.
 
Tak heran jika pemilik 24 gelar grand slam itu melakukan sepuluh double fault dan hanya mampu mendapatkan 47 persen servis pertana dengan 40 unforced errors.
 
Dalam misi pengejaran gelar grand slam ke-25 nya, Djokovic selanjutnya akan menantang kompatriotnya, sesama petenis Serbia, Laslo Djere.
 
Adapun Djere lolos ke babak kedua usai mengalahkan petenis Jerman, Jan-Lennard Struff, dalam laga ketat lima set.
 
Sementara itu, di sektor tunggal putri petenis peringkat dua dunia, Aryna Sabalenka, juga belum menemui hambatan pada babak pertama.
 
Sabalenka menyingkirkan petenis kualifikasi asal Australia, Priscilla Hon, di laga perdana AS Terbuka.
 
Bertanding di lapangan Louis Armstrong Stadium, New York, Selasa (27/8), Sabalenka mampu mengunci kemenangan dengan set langsung dengan skor 6-3 dan 6-3.
 
 
Setelah berhasil mempertahankan gelar Australia Terbukanya pada Januari lalu, Sabalenka mencoba menjadi petenis wanita pertama yang memenangi kedua grand slam lapangan keras dalam musim yang sama sejak Angelique Kerber pada 2016.
 
Di babak selanjutnya, Sabalenka akan menantang petenis asal Italia, Lucia Bronzetti.
 
Bronzetti berhasil lolos usai mengandaskan perlawanan petenis Selandia Baru, Lulu Sun, yang terpaksa mundur usai tertinggal 3-6.
 
Hasil positif lainnya juga berhasil didapatkan juara bertahan sektor tunggal putri, Coco Gauff, yang berhasil mengatasi perlawanan petenis asal Prancis, Varvara Gracheva lewat straight set (6-2, 6-0).
 
Kemenangan ini mengantarkan Gauff melangkah ke babak kedua untuk menghadapi perlawanan wakil Jerman, Tatjana Maria, yang sebelumnya sukses menumbangkan wakil Argentina, Solana Sierra, dua set langsung (6-2, 6-3).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H