Akurat

Dibebaskan dari Tuduhan Doping, Jannik Sinner tetap Kehilangan Poin dan Hadiah Indian Wells

Leo Farhan | 21 Agustus 2024, 19:38 WIB
Dibebaskan dari Tuduhan Doping, Jannik Sinner tetap Kehilangan Poin dan Hadiah Indian Wells
 
 
AKURAT.CO, Petenis asal Italia, Jannik Sinner, telah dibebaskan dari segala tuduhan setelah dua kali dinyatakan positif menggunakan zat terlarang (doping) pada Maret lalu.
 
"Saya sekarang akan melupakan masa yang penuh tantangan dan sangat disayangkan ini," kata Jannik Sinner dikutip dari laman BBC, Rabu (21/8).
 
"Saya akan terus melakukan apa pun yang saya bisa untuk memastikan saya terus mematuhi program antidoping ITIA (Badan Integritas Tenis Internasional).
 
 
"Saya memiliki tim di sekitar saya yang sangat teliti dalam mematuhi peraturan tersebut."
 
Sebelumnya, petenis putra peringkat satu dunia tersebut dinyatakan positif metabolit clostebol (steroid yang digunakan untuk membangun massa otot) selama tampil di Indian Wells.
 
Sampel selanjutnya yang diambil delapan hari kemudian juga dinyatakan positif mengandung zat yang sama membuatnya menerima skorsing. Namun, dia berhasil mengajukan banding untuk bisa terus bermain.
 
ITIA menyatakan Sinner secara tidak sengaja terkontaminasi dengan zat tersebut melalui fisioterapisnya, Giacomo Naldi.
 
Naldi sebelumnya menyemprotkan cairan berbahan metabolit clostebol yang dijual bebas di Italia ke luka di tangannya sendiri dan kemudian melakukan perawatan pada Sinner.
 
 
ITIA menerima banding Sinner, yang menyebut tidak mengetahui semprotan itu atau bahwa semprotan itu mengandung zat terlarang. Mereka juga tidak tahu bahwa Naldi telah menggunakannya pada jarinya yang terluka.
 
Tiga ahli independen juga menyimpulkan bahwa penjelasan Sinner masuk akal. Di mana salah satunya menyatakan jumlah yang diberikan "tidak akan memiliki cukup efek doping yang relevan, atau peningkatan kinerja, pada pemain".
 
ITIA menerima penjelasan tersebut dan menyatakan bahwa pelanggaran yang dilakukan Sinner adalah sesuatu yang tidak disengaja.
 
Sinner dibebaskan dari kesalahan atau kelalaian oleh pengadilan independen minggu lalu. Tetapi, ia akan kehilangan poin peringkat dan hadiah uang dari penampilannya pada semifinal di Indian Wells.
 
Clostebol adalah zat yang sering ditemukan dalam produk untuk mengobati pembengkakan dan iritasi. Termasuk salah satu zat terlarang dalam daftar Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
 
ITIA menggambarkan kadar yang ditemukan dalam sampel Sinner "rendah". Pengacaranya juga mengatakan kadar zat dalam tubuh sinner "kurang dari sepersejuta gram".
 
Namun, keputusan tersebut banyak membuat beberapa pemain tidak terima. Sinner harus mendapat kecaman dari beberapa pemain seperti Nick Kyrgios, Liam Broady, dan Denis Shapovalov.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H