AKURAT.CO Lifter putri Indonesia, Nurul Akmal, harus puas berada di urutan 12 kelas +81 kilogram putri, usai mencatat angkatan total 240 kilogram (snatch 105 kg dan clean and jerk 140 kg) di South Arena 6, Paris, Prancis, Minggu (11/8/2024).
Walau hanya mampu menempati posisi buncit dalam daftar klasemen, lifter yang karib disapa Amel ini cukup bangga bisa tampil di Olimpiade Paris 2024.
Terlebih ini adalah Olimpiade keduanya setelah Tokyo 2020.
Bukan cuma itu, Amel juga bisa tampil di panggung Olimpiade dengan mengenakan hijab.
Hal yang membuatnya bangga bisa merepresentasikan diri sebagai seorang muslim yang mengutamakan syariat Islam.
"Ini pertama kali di atas panggung pakai hijab. Bangga banget Amel bisa pakai hijab di sini. Karena Amel orang Aceh, jadi mau menunjukkan itu ke semua orang," kata Amel usai laga.
"Amel mau kasih tahu kalau wanita berhijab itu lebih dihargai. Bahwa wanita muslim berhijab itu juga bisa tampil dan berprestasi di Olimpiade."
Amel juga mengakui bahwa dirinya merasakan cukup perbedaan antara Olimpiade pertamanya di Tokyo dan kali ini.
Namun, dia hanya mencoba tampil semaksimal mungkin.
"Di sini banyak penonton dan semuanya suportif, siapapun yang main didukung sama mereka," kata Amel.
"Terima kasih semua yang sudah mendukung Amel. Banyak pelajaran yang bisa diambil, Amel ketemu lawan-lawan kelas dunia. Ke depan Amel harus lebih semangat dan lebih baik lagi."
Sementara itu, medali emas kelas +81 kilogram putri berhasil direbut lifter asal China, Li Wen Wen, dengan total angkatan 309 kilogram.
Sedangkan medali perak diraih lifter Korea Selatan, Park Hyejeong, dengan total angkatan 299 kilogram.
Untuk medali perunggu berhasil diamankan lifter Inggris, Emily Campbell, dengan total angkatan 288 kilogram.