Akurat

Panjat Tebing Saling Pecah Rekor, Veddriq: Jarang Terjadi, Baru di Olimpiade Paris

Leo Farhan | 11 Agustus 2024, 17:08 WIB
Panjat Tebing Saling Pecah Rekor, Veddriq: Jarang Terjadi, Baru di Olimpiade Paris
 
AKURAT.CO Veddriq Leonardo keluar sebagai peraih medali emas cabang olahraga panjat tebing nomor speed putra Olimpiade Paris 2024.
 
Pada partai final, dia mengalahkan wakil China, Wu Peng, hanya dengan selisih 0,02 detik.
 
Pemanjat tebing berusia 27 tahun itu keluar sebagai yang tercepat usai mencatatkan waktu 4,75 detik. Unggul dari Wu yang mencatatkan waktu terbaik 4,77 detik.
 
Namun, sebelum partai final, keseruan sudah terjadi pada babak kualifikasi.
 
Di mana kejar-kejaran pemecahan rekor dunia saling ditunjukkan para peserta. Yaitu antara Veddriq dan wakil Amerika Serikat, Samuel Watson.
 
 
"Menurut saya itu sangat luar biasa. Penonton sangat senang dan merasa terhibur karena nomor speed ada kejar-kejaran pemecahan rekor. Kemudian catatan waktunya juga tipis- tipis," kata Veddriq dalam jumpa pers di Rumah Garuda, Paris, Jumat (9/8/2024).
 
"Apalagi di partai final semua pemanjat melakukan panjatan dengan baik tanpa melakukan kesalaha dan catatan waktunya di bawah 4,8 detik. Itu memang jarang terjadi, baru terjadi di Olimpiade Paris ini."
 
Sebelumnya di babak kualifikasi seeding, Veddriq lebih dulu memecahkan rekor dunia dan rekor olimpiade dengan catatan waktu 4,79 detik. Namun, catatan waktunya dipecahkan oleh Watson pada babak elimination heats dengan torehan 4,75 detik.
 
Sayang, walau mampu memecahkan rekor dunia, Watson gagal melangkah ke partai final setelah di babak empat besar takluk dari Wu Peng dengan selisih 0,08 detik. Watson mencatatkan waktu 4,93, sementara Wu mencatatkan waktu 4,85 detik.
 
Namun, dalam perebutan perunggu Watson kembali mampu memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri usai mencatatkan waktu terbaik 4,74 detik untuk mengalahkan wakil Iran, Reza Alipour.
 
 
Sementara Veddriq yang bertanding di partai final melawan Wu berhasil mencatatkan personal best dengan torehan 4,75 detik, atau unggul 0,02 detik dari Wu yang mencatatkan waktu 4,77 detik.
 
"Yang saya rasakan luar biasa. Pertama saya memecahkan rekor Olimpiade dan rekor dunia waktu babak kualifikasi, tapi dipecahkan lagi oleh wakil Amerika Serikat di babak elimination heats," jelas Veddriq.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
W
Editor
Wahyu SK