Olimpiade Paris: Noah Lyles Rebut Emas Lari 100 Meter, Diharapkan Jadi 'The New Usain Bolt'

AKURAT.CO, Salah satu pertandingan paling prestisius di olimpiade, lari 100 meter putra, telah mendapatkan juaranya untuk edisi Olimpiade Paris 2024. Sang juara adalah pelari asal Amerika Serikat, Noah Lyles.
Bertanding di final Olimpiade Paris di Stade De France, Paris, Prancis, Senin (5/8), Noah Lyles menjadi juara dengan selisih 0,005 detik dari pelari asal Jamaika, Kishane Thompson, di posisi kedua.
Sementara itu, medali perunggu Olimpiade Paris direbut oleh pelari asal Amerika Serikat lainnya, Fred Kerley, dengan catatan waktu 9,81 detik.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Julien Alfred Rebut Emas 100 Meter, Patahkan Dominasi 16 Tahun Jamaika
Kemenangan Noah Lyles sebenarnya sudah diantisipasi karena memang sprinter berusia 27 tahun itu menunjukkan diri dengan menjadi juara 100 meter di Kejuaraan Dunia Atletik 2023 di Budapes, Hungaria.
Pertanyaan lanjutan yang tak terhindarkan adalah bisakah Lyles melepaskan diri dari bayang-bayang Usain Bolt? Dengan kata lain, bisakah Lyles melewati capaian yang sampai saat ini masih menjadi rekor Bolt?
Pensiun pada 2017, Usain Bolt meninggalkan warisan tiga emas beruntun 100 meter di olimpiade (2008-2016). Jika ditotal dengan 200 meter dan 4x100 meter, Bolt telah mengumpulkan delapan emas olimpiade.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Tersingkir di Babak Awal, Sprinter Lalu Zohri Akui Lawan Beda Level
Pun demikian dengan kejuaraan dunia di mana Bolt telah mengoleksi sebelas medali emas dalam periode 2009-2015. Dan yang paling bergengsi adalah rekor dunia 9,58 detik yang ditorehkan Bolt di Berlin, Jerman, pada Kejuaraan Dunia 2009.
Noah Lyles sendiri sudah menyadari bahwa ia ditempatkan pada posisi untuk menjadi “The New Usain Bolt”. Meski pelari kelahiran Gainesville, Florida, AS, 18 Juli 1997, tersebut selalu menghindar berbicara soal tantangan tersebut.
“Anda tidak bisa meminta untuk momen yang lebih besar lagi,” kata Lyles usai memastikan emas Olimpiade Paris sebagaimana dipetik dari BBC. “Saya berharap Anda menyukai Noah karena saya punya banyak lagi di masa depan.”
Selain itu, Noah Lyles menjadi atlet AS pertama yang meraih emas olimpiade dalam 20 tahun setelah Justin Gaitlin di Athena 2024. Adapun catatan 9,79 detik yang diperolehnya di Paris adalah capaian terbaiknya sejauh ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









