Akurat

Indian Wells: Carlos Alcaraz dan Iga Swiatek Juara, Ulangi Final 2023 dan 2022

Leo Farhan | 18 Maret 2024, 15:40 WIB
Indian Wells: Carlos Alcaraz dan Iga Swiatek Juara, Ulangi Final 2023 dan 2022

AKURAT.CO, Carlos Alcaraz berhasil meraih gelar keduanya secara beruntun di ajang Indian Wells 2-24 secara beruntun. Sukses ini diperoleh Alcaraz usai mengandaskan perlawanan Daniil Medvedev di Indian Wells 2024.

Bartarung di Indian Wells Tennis Garden, California, Amerika Serikat, Senin (18/3), petenis 20 tahun asal Spanyol itu menyegel gelar juara dengan kemenangan 6-7(5) dan 1-6 atas Medvedev.

Capaian tersebut mengantarkan Carlos Alcaraz menjadi petenis kedua yang mampu memenangi lima gelar Masters 1000 sebelum berusia 21 tahun setelah Rafael Nafal. Khususnya sejak turnamen level 1000 dimulai pada tahun 1990.

Baca Juga: Indian Wells: Kalahkan Wakil China, Coco Gauff Petenis Tuan Rumah Pertama di Semifinal Sejak 2001

"Memenangi turnamen ini sangat berarti bagi saya. Karena di awal turnamen saya ragu dengan kondisi pergelangan kaki saya," jelas Carlos Alcaraz sebagaimana dikutip laman Tennis.com.

"Tetapi begitu saya menginjak lapangan untuk putaran pertama, saya mulai merasa lebih baik. Dan seperti yang saya katakan setelah setiap pertandingan, saya merasa lebih baik dan lebih baik lagi, dan saya sangat, sangat senang bisa memenangkan turnamen ini lagi."

Bukan cuma itu, laga ini juga merupakan laga ulangan partai final tahun 2023 lalu antara Alcaraz vs Medvedev. Di mana saat itu Alcaraz mampu menang dengan skor 6-3 dan 6-2.

Selain itu, gelar yang diraih Carlos Alcaraz ini juga merupakan yang pertama baginya sejak meraih gelar grand slam Wimbledon tahun lalu.

Beralih ke sektor tunggal putri. Iga Swiatek mampu menjadi juara setelah menaklukkan petenis asal Yunani, Maria Sakkari, dengan skor akhir 6-4 dan 6-0. Ini juga merupakan partai final ulangan pada tahun 2022 antara Swiatek vs Sakkari.

Baca Juga: Indian Wells: Kejutan, Petenis Ranking 123 Dunia Singkirkan Novak Djokovic di Putaran Ketiga

Hasilnya hampir sama ketika juara grand slam empat kali itu mendominasi set kedua untuk merebut gelar ke-19 dalam kariernya dan gelar keduanya di musim 2024.

Sakkari bertarung dengan berani di set pembuka, mematahkan break dan menyelamatkan dua break point pada gim terakhir sebelum Swiatek melepaskan pukulan forehand yang keras untuk mengantongi set pertama setelah 44 menit.

"Merupakan hal yang luar biasa bisa berdiri di sini lagi. Terima kasih sudah membuat tempat ini terasa seperti di rumah sendiri," jelas Swiatek.

Swiatek kini mencatatkan rekor menang-kalah 19-4 di final kariernya dan 8-2 di level WTA 1000. Petenis berusia 22 tahun itu akan berusaha meraih "Sunshine Double" keduanya dengan kemenangan di Miami Terbuka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H