Hal itu disampaikan oleh wartawan senior NBA, Shams Charania, dilaman X pribadinya, @ShamsCharania.
"Charlotte Hornets menandatangani center Marques Bolden dengan kontrak seoukuh hari, kata agen Michael Johnson Jr dari All Day Group kepada @TheAthletic @Stadium. Bolden mencetak rata-rata 17 poin, 13,8 rebound, dan 1,7 blok dalam enam kemenangan beruntun untuk Wisconsin Herd dari G League," cuit Charania di media sosial X miliknya.
Kedatangan Bolden diharapkan bisa menutup masalah di lapangan depan Charlotte Hornets. Yakni keterbatasan karena tak bisa menggunakan Nathan Mensah dan Mark Williams.
Nathan Mensah telah tampil dalam 25 pertandingan musim ini untuk Hornets dan aktif di beberapa pertandingan lainnya. Namun, pemain dengan kontrak dua arah hanya berhak untuk aktif selama 50 pertandingan.
Jadi dengan penutupan jendela Mensah dan Mark Williams yang masih mengalami masalah punggung, Hornets harus mencari pelapis di lapangan depan.
Dalam 18 pertandingan musim ini untuk Wisconsin Herd, (afiliasi Liga G Milwaukee Bucks), Bolden mencetak rata-rata 13,7 poin, 9,2 rebound, 1,7 blok, dan 1,6 assist per game. Ia melepaskan tembakan 56 persen dari key hole dan 31 persen dari jarak tiga poin.
Bolden bermain selama tiga tahun di Duke (2016-19) sebelum terjun ke NBA. Dia tidak direkrut tetapi menandatangani kontrak dengan Cleveland Cavaliers dan bergabung dengan tim Liga Musim Panas mereka.
Dia telah bermain dalam sembilan pertandingan karier di level NBA, namun bermain terbatas, dengan total melantai selama 35 menit.
Bolden menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di G League bersama Canton Charge, Salt Lake City Stars, dan Wisconsin Herd.