Sprinter Putri Legendaris Shelly-Ann Fraser-Pryce Berencana Pensiun Pasca Olimpiade Paris
AKURAT.CO, Sudah tiba saatnya bagi sprinter putri legendaris asal Jamaika, Shelly-Ann Fraser-Pryce, untuk bersiap pensiun. Ya, atlet juara dunia sepuluh kali tersebut berencana berhenti berkompetisi selepas Olimpiade Paris 2024.
Selain karena usianya yang sudah 37 tahun, Shelly-Ann Fraser-Pryce ingin fokus merawat keluarganya. Pemilik tiga medali emas olimpiade itu juga menyatakan bahwa ia sudah cukup berlatih di sepanjang hidupnya.
“Tak seharipun saya bangun dan tidak pergi berlatih dan saya merasa, ‘cukup sudah’,” kata Shelly-Ann Fraser-Pryce sebagaimana dipetik dari BBC. “Putra saya membutuhkan saya.”
Baca Juga: Shelly-Ann Fraser-Pryce Melawan Bayang-Bayang Usain Bolt dengan Umur Panjang
Fraser-Pryce dianggap sebagai salah satu sprinter terbaik sepanjang masa. Di kancah olimpiade, ia telah mengumpulkan tujuh medali dengan rincian tiga emas, empat perak, dan satu perunggu.
Emas pertama dicapainya di Olimpiade Beijing 2008 untuk kemudian dipertahankan Fraser-Pryce di London 2012. Pada edisi 2020 di Tokyo, Fraser-Pryce meraih emas di nomor estafet 4x100 meter putri yang menegaskan dominasi Jamaika di trek pendek.
Adapun di kejuaraan dunia Fraser total meraih 16 medali dengan sepuluh emas, lima perak, dan satu perunggu. Spesialisasinya adalah 100 meter di mana ia meraih lima gelar dalam rentang 2009-2022.
Selain itu, Shelly-Ann Fraser-Pryce dianggap memiliki pengaruh terhadap pelari putri dalam hal daya tahan. Atlet kelahiran Kingston, Jamaika, ini sukses mempertahankan performa di level teratas selama 15 tahun.
Baca Juga: Sprinter Jamaika Rebut Gelar Juara di Nomor 100 Meter
Setelah meraih emas pertama di Beijing 2018, Fraser-Pryce tercatat sebagai pelari putri tertua yang menjadi juara dunia nomor 100 meter pada 2019 di Doha. Tiga tahun kemudian, ia memecahkan rekor itu dengan menjadi juara di Eugene, Kanada.
“Anda bisa memberikan dampak, dan penting untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa Anda tidak boleh mementingkan diri sendiri,” kata Fraser-Pryce.
“Tidak cukup hanya dengan kita melangkah ke trek dan memenangi medali. Anda harus memikirkan generasi berikut yang datang setelah Anda, dan juga memberikan mereka peluang untuk bermimpi-bermimpi besar.”
Dengan Olimpiade Paris 2024 yang digelar Juli-Agustus mendatang sebagai penampilan terakhirnya, Shelly-Ann Fraser-Pryce berpeluang menyempurnakan salam perpisahannya dengan medali emas keempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








