Tragedi Adam Johnson, Atlet Hoki Es Yang Meninggal Saat Pertandingan Live

AKURAT.CO Adam Johnson, atlet hoki berusia 29 tahun, asal Amerika Serikat, telah mengalami kematian tragis yang menghentikan perjalanan karirnya di atas es.
Dalam sebuah pertandingan Challenge Cup, dia membantu Nottingham Panthers melawan Sheffield Steelers di Sheffield Utilita Arena. Dan saat itu ia mengalami tabrakan mengerikan dengan lawannya yang mengakibatkan luka parah di bagian lehernya akibat sabetan sepatu skate pemain lawan, Matt Petgrave.
Insiden tersebut mengguncang banyak pihak, tak hanya tim dan pemain yang berada di atas es, tetapi juga para penggemar yang menyaksikan pertandingan tersebut. Sejumlah penggemar mengalami trauma akibat peristiwa ini.
Bahkan Reporter Sheffield Steelers dari BBC, Peter Spencer, menyaksikan sendiri bagaimana tabrakan mengerikan tersebut terjadi serta bagaimana staf dan manajemen kedua tim merespons dengan cepat untuk memberikan pertolongan.
Sebuah cuplikan video menunjukkan Johnson mencoba meluncur ke bangku cadangan tim untuk mendapatkan pertolongan medis sebelum akhirnya pingsan di atas es.
Petugas kepolisian dan layanan darurat tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan secepat mungkin. Namun upaya penyelamatan tidak berhasil saat ia dilarikan ke rumah sakit.
Kemudian dengan berat hati, Tim Johnson, Nottingham Panthers menyampaikan berita duka bahwa Adam Johnson telah meninggal secara tragis akibat kecelakaan aneh. Dan kecelakaan ini menjadi insiden yang sangat menyedihkan bagi seluruh komunitas hoki.
Pihak berwenang, Kepolisian South Yorkshire Selatan, segera melakukan penyelidikan terkait insiden tragis ini dan mereka juga menghimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi tentang insiden tersebut selama penyelidikan berlangsung.
Diketahui sebelum bermain untuk Nottingham Panthers di Inggris, Johnson, yang berasal dari Minnesota, telah menghadapi 13 pertandingan dalam NHL bersama Pittsburgh Penguins pada musim 2018-2019 dan 2019-2020. Setelah itu, dia pindah ke Swedia untuk membela Malmo Redhawks pada musim 2020/2021.
Dengan ini laporan AP juga mengingatkan bahwa NHL pernah memiliki sejarah insiden serupa terkait cedera akibat sepatu luncur yang melukai leher pemain. Insiden serupa dialami penjaga gawang Buffalo, Clint Malarchuk, pada 22 Maret 1989 saat laga melawan St.Louis.
Namun, dalam insiden tersebut Malarchuk berhasil diselamatkan dan dapat bermain kembali dalam waktu 10 hari setelah insiden tersebut. (Almira Ramadhani)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









