Setelah Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Bakal Kembali Ke 73 Kilogram Di Asian Games

AKURAT.CO, Setelah memecahkan rekor dunia untuk kategori clean & jerk di nomor 81 kilogram, lifter nasional Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, kini bersiap tampil di Asian Games Hangzhou 2022. Di Hangzhou Rahmat akan kembali ke kelasnya sebelum naik ke 81 kilogram, 73 kilogram.
“Di Asian Games nanti saya akan tampil di kelas 73 kilogram sehingga saya berupaya menurunkan berat badan dan fokus memperbaiki angkatan. Insyaallah, saya akan berupaya tampil sebaik mungkin,” kata Rahmat Erwin Abdullah sebagaimana dipetik dari Antara, Kamis (14/9).
Pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi yang digelar di Riyadh, Arab Saudi, beberapa hari lalu, Rahmat Erwin Abdullah meraih perak di kategori 81 kilogram dengan total angkatan 354 kilogram. Namun, ia menjadi yang terbaik di kategori clean & jerk dengan rekor dunia seberat 209 kilogram melewati 208 kilogram milik lifter Bulgaria, Karlos Nasar.
Baca Juga: Rahmat Erwin Pecahkan Rekor Dunia di Riyadh, Diharapkan Raih Emas Asian Games
“Tidak menyangka sebelumnya. Padahal saya hanya iseng-iseng saja, ternyata berhasil,” kata Rahmat Erwin Abdullah soal rekor dunia yang dicapainya di Riyadh.
Bagi Rahmat Erwin, Asian Games Hangzhou akan menjadi Asian Games kedua yang diikutinya. Debutnya terjadi di Jakarta pada Asian Games 2018 di mana ketika itu atlet kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, itu baru berusia 18 tahun.
Rahmat Erwin Abdullah menyumbang medali perak untuk Indonesia bersama Eko Yuli Irawan di kelas 67 kilogram di Kejuaraan Dunia tahun ini. Sekretaris Jenderal Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Djoko Pramono, mengatakan bahwa Indonesia tak mendapat emas di Kejuaraan Dunia karena fokusnya adalah Asian Games.
Baca Juga: Rahmat Erwin Sumbang Emas Ketiga Untuk Indonesia di Kuba
“Memang kami pulang dari Arab Saudi tidak banyak membawa medali. Akan tetapi, prestasi Rahmat Erwin Abdullah memecahkan rekor dunia sangat membanggakan,” kata Djoko Pramono.
“Mereka tampil hanya untuk mengejar kuota tiket Olimpiade Paris 2024. Sedangkan sasaran untuk mereka adalah Asian Games Hangzhou, China. Ini juga bagian dari strategi kami menjaga peak performance mereka agar di Asian Games mereka mampu mengukir prestasi terbaik.”
Angkat besi adalah cabang yang selalu rutin menyumbang medali untuk Indonesia sejak 1982. Namun demikian, baru Eko Yuli Irawan yang sukses mempersembahkan emas di mana prestasi tersebut dicapainya di Asian Games Jakarta-Palembang 2018.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina






