Akurat

Berkaca dari China Terbuka, Eng Hian Ungkap Hal yang Harus Ditingkatkan Apriyani/Fadia

Leo Farhan | 10 September 2023, 17:17 WIB
Berkaca dari China Terbuka, Eng Hian Ungkap Hal yang Harus Ditingkatkan Apriyani/Fadia

AKURAT.CO - Pasangan ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus tersingkir di babak perempat final China Terbuka 2023. Apriyani/Fadia takluk dari ganda peringkat dua dunia, Baek Ha Na/Lee So Hee.

Ganda putri peringkat delapan dunia milik Indonesia itu kalah usai melakoni laga ketat rubber set 15-21, 21-18, 10-21 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jumat (8/9).

Mengomentari kekalahan yang diderita anak asuhnya di turnamen BWF World Tour Super 1000 itu, pelatih kepala ganda putri PBSI, Eng Hian menyebut Apriyani dan Fadia harus meningkatkan daya tahan fisik mereka.

"Evaluasi untuk Apri/Fadia di turnamen China Open ini yang masih harus diperbaiki adalah daya tahan fisik dan daya tahan mindset agar dapat meminimalkan melakukan kesalahan-kesalahan sendiri," kata Eng Hian dari keterangan resmi PBSI.

Sedangkan untuk pengumpulan poin Race to Olimpiade, pelatih yang karib disapa coach Didi itu hanya meminta anak asuhnya itu untuk fokus kepada persiapan. Sementara untuk turnamen apa yang diikuti, Didi menyebut hal itu akan diserahkan kepada PBSI.

"Untuk di periode Race to Olympic, saya memberikan arahan ke Apri/Fadia hanya untuk fokus ke persiapan dan meraih hasil maksimal di setiap turnamen yang diikuti," jelas Didi.

"Sementara untuk turnamen apa saja yang diikutkan untuk kebutuhan poin menuju Olimpiade itu, biar pelatih dan PBSI yang memikirkannya."

Sepanjang tahun ini, Apriyani/Fadia memang masih belum mendapatkan satu gelar pun. Namun, penampilan mereka sejauh ini terus mengalami progres. Apalagi mereka baru mendapatkan medali perak saat tampil di Kejuaraan Dunia 2023.

Tampil di final, Apriyani/Fadia harus mengakui ketangguhan ganda putri peringkat satu dunia, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan lewat straight set 16-21, 12-21 dalam tempo 42 menit di Royal Arena, Kopenhagen, Denmark, Minggu (27/8).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H