Piala Dunia FIBA Berakhir Di Arena Indonesia, Erick Thohir Klaim 111 Ribu Penonton

AKURAT.CO, Sepuluh hari, delapan negara, dan 16 pertandingan adalah jejak yang ditinggalkan Piala Dunia FIBA 2023 untuk Indonesia. Ya, dengan selesainya pertandingan terakhir putaran kedua grup L antara Spanyol dan Kanada, Minggu (3/9) malam, maka berakhir pula penyelenggaraan Piala Dunia FIBA di Indonesia.
Dimulai sejak 25 Agustus lalu, Arena Indonesia yang terletak di Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, menjadi tuan rumah untuk penyisihan grup G dan H. Delapan negara yang masing-masing terbagi empat negara di dua grup ini bertarung untuk dua posisi di perempat final.
Arena Indonesia tak lupa pula memberikan drama dan kejutan di Piala Dunia FIBA. Salah satunya adalah tersingkirnya juara bertahan Spanyol dan Kanada yang dihuni banyak pemain NBA harus kalah atas Brasil di putaran kedua.
Baca Juga: Piala Dunia FIBA: Erick Ajak STY Dan Indra Nonton Di Arena Indonesia
Alhasil, Kanada dan Latvia menjadi dua negara yang akan bermain di perempat final yang bakal digelar di Manila, Filipina, pada Selasa (5/9) nanti. Dua negara tersebut bergabung dengan enam negara yang juga memastikan tempat di babak delapan besar, yakni Italia, Amerika Serikat, Jerman, Lithuania, Serbia, dan Slovenia.
Anggota Dewan FIBA sekaligus Menteri BUMN, Erick Thohir, mengklaim bahwa jumlah total penonton di dua putaran Piala Dunia Basket Putra tahun ini di Arena Indonesia lebih besar ketimbang di dua negara tuan rumah lain, Filipina dan Jepang. Juga yang terbesar dalam sejarah perhelatan basket di Indonesia.
“Bahkan ini memecahkan penonton basket terbanyak di Indonesia dengan 111 ribu. Luar biasa, karena ini masih paling tinggi di antara pertandingan di Jepang dan Filipina,” kata Erick sebagaimana dipetik dari Antara.
Baca Juga: Piala Dunia FIBA: Lebih 38 Ribu Penonton, Filipina Pecahkan Rekor
Bagi Erick, penyelenggaraan Piala Dunia FIBA 2023 yang merupakan pertamakalinya di Jakarta adalah bukti bahwa Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan perhelatan olahraga level dunia. Hanya saja, kata Erick, memang basket belum terkemas dengan baik di Indonesia.
“Semua yang hadir, ofisial FIBA memuji Indonesia. Mereka terkaget-kaget negara ini bagus sekali. Tapi, kadang-kadang itu yang kurang branded,” kata Erick.
Selanjutnya, babak perempat final sampai final Piala Dunia FIBA akan diselenggarakan di Mall of Asia Arena di Manila. Adapun final digelar pada 10 September mendatang.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla







