IOC Hapus IBA Sebagai Lembaga Tinju Dunia

AKURAT.CO, Komite Olimpiade Internasional (IOC) mencabut status Asosiasi Tinju Internasional (IBA) sebagai lembaga olahraga dunia. Keputusan ini diambil melalui pemungutan suara pada Kamis (22/6) di mana 69 dari 70 suara valid memilih untuk mencabut status IBA.
Sebagaimana dikabarkan BBC, pencabutan status ini karena IBA dianggap tak memenuhi tuntutan reformasi menyusul dugaan korupsi dan salah urus yang diawali dengan sanksi penangguhan IBA pada 2019. Pada 2022, penyelidikan independen yang dilakukan Profesor Richard McLaren menemukan dugaan manipulasi, termasuk pengaturan pertandingan, di Olimpiade Rio De Janeiro 2016.
Dalam laporan finalnya, Profesor McLaren memaparkan secara rinci bahwa telah terjadi salah urus keuangan dan penipuan, pelanggaran aturan di ring, dan program latihan dan pendidikan yang tidak layak untuk wasit, juri, dan ofisial.
Situasi semakin memburuk dan politis ketika asosiasi memilih presiden asal Rusia, Umar Kremlev, pada 2020 dan terpilih kembali pada 2022. Pada periode ini IBA mendapatkan sponsor dari perusahaan milik negara Rusia, Gazprom.
Oktober tahun lalu, asosiasi mencabut sanksi terhadap seluruh petinju asal Rusia dan Belarusia. Sejurus dengan sanksi di hampir seluruh cabang olahraga terhadap Rusia dan Belarusia karena krisis Ukraina, tekanan untuk "menyingkirkan" IBA semakin kuat.
"Kami tidak punya masalah dengan tinju. Kami tidak punya masalah dengan para petinju," kata Presiden IOC, Thomas Bach. "Para petinju layak diatur oleh federasi internasional dengan integritas dan transparansi."
IBA membantah bahwa mereka tak mampu memenuhi tuntutan reformasi yang diterapkan IOC. Mereka menganggap keputusan IOC merugikan kepentingan tinju dan para petinju.
"Kami tidak bisa mengungkap fakta bahwa keputusan hari ini adalah bencana bagi tinju global secara terang-terangan berlawanan dengan klaim bahwa IOC bertindak untuk kepentingan terbaik tinju dan para atlet," kata IBA.
Dalam hubungannya dengan Olimpiade Paris 2024 dan Los Angeles 2028, cabang tinju tetap dipertandingkan. Paris 2024 berkomitmen menyelenggarakan cabang tinju sementara Los Angeles 2028 belum memasukkan tinju namun mengisyaratkan akan mendaftarkan olahraga tarung ini.
Di sisi lain, telah hadir organisasi tandingan yang berdiri April silam, World Boxing. Besar kemungkinan World Boxing akan mengambilalih IBA mengingat negara-negara besar seperti Inggris sudah bergabung ke lembaga itu.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





