Akurat Logo

Prancis Terbuka: Badosa dan Sabalenka Tersingkir, Swiatek Tak Terhentikan

| 29 Mei 2022, 10:45 WIB
Prancis Terbuka: Badosa dan Sabalenka Tersingkir, Swiatek Tak Terhentikan

AKURAT.CO, Kejutan besar terus terjadi di turnamen grand slam Prancis Terbuka 2022. Unggulan ketiga Paula Badosa dan unggulan ketujuh Aryna Sabalenka harus tersingkir di putaran ketiga, sementara Iga Swiatek belum terhentikan.

Sabalenka, yang kini menduduki peringkat tujuh dunia, secara mengejutkan harus takluk dari petenis unggulan ke-28 asal Italia, Camila Giorgi di Lapangan Simonne Mathieu pada Sabtu (28/5) malam. 

Padahal, petenis asal Belarusia sempat mencuri pertama namun justru lengah di dua set sisa sehingga kalah 6-4, 1-6, dan 0-6 dari Giorgi dalam waktu satu jam 42 menit.

Kemudian Paula Badosa, mendapatkan nasib sial. Petenis nomor empat dunia asal Spanyol itu mengalami cedera betis kanan saat berhadapan dengan Veronika Kudermetova (Rusia). Sehingga Badosa tak mampu melanjutkan pertandingan pada kedudukan 3-6 dan 1-2.

Sementara pada pertandingan lainnya, Iga Swiatek terus melaju. Petenis nomor satu dunia itu benar-benar tidak terhentikan. Swiatek belum menemui kendala berarti untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Dia kini menjadi satu-satunya unggulan sepuluh besar yang bertahan di 16 besar Prancis Terbuka 2022.

Swiatek yang bertanding melawan Danka Kovinic, sukses menghempaskan petenis asal Montenegro itu dengan dua set langsung 6-3 dan 7-5 dalam waktu satu jam dan 30 menit.

Kemenangan ini terasa makin berarti lantaran Swiatek menunjukkan penampilan luar biasa. Dia sempat dibalikkan kedudukan oleh Kovinic menjadi 4-5 setelah unggul 4-1. Namun, pada akhirnya Swiatek bisa memenangkan pertandingan.

"Yang pasti saya merasa dia menggunakan kekuatan saya di beberapa saat, jadi saya harus menyesuaikan sedikit lebih banyak dengan apa yang dia mainkan, dan pasti bermain sedikit lebih cerdas,” kata Swiatek dalam laman resmi WTA.

“Saya sedikit mengubah taktik di set kedua untuk bermain dengan risiko yang lebih kecil, tetapi kemudian saya melakukan beberapa kesalahan. Saya kehilangan break. Saya tidak sepenuhnya senang dengan itu, tetapi secara keseluruhan saya senang dengan penampilannya, dan bahwa saya kembali di set kedua."

Bagi Swiatek, ini menjadi kemenangan ke-31 secara beruntun musim ini. Petenis berusia 20 tahun itu hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menyamai rekor 32 milik Justine Henin pada 2007-2008. 

Selanjutnya, Swiatek bakal menghadapi petenis remaja dari China Zheng Qinwen yang masuk 16 besar dalam debutnya ketika petenis veteran asal Prancis Alize Cornet, bermain dalam Grand Slam ke-61 berturut-turut menghentikan bermain karena cedera kaki dalam kedudukan 6-0, 3-0.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.