PON Aceh-Sumut: Final Kano dan Kayak 200 Meter Ditunda karena Angin dan Gelombang Kencang

AKURAT.CO, Kondisi alam memaksa penyelenggaraan final cabang dayung nomor kayak dan kano 200 meter PON Aceh-Sumut 2024 mesti tertunda.
Dijadwalkan pada Jumat (6/9) pukul 15.50 WIB di Waduk Keuililing, Indrapuri, Aceh, penyelenggara menunda final A dan B PON Aceh-Sumut 2024 dikarenakan kondisi angin dan gelombang kencang.
Sebagaimana dipantau Antara, sampai pukul 17.00 WIB kondisi angin dan gelombang di Waduk Keuililing dinyatakan belum aman untuk perlombaan.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Perahu Telat Sampai dari Jakarta, Kualifikasi Cabang Dayung Sempat Ditunda
Untuk nomor kayak putra 200 meter dan kano putri 200 meter jadwal hari ini adalah jadwal terakhir di PON-Aceh Sumut 2024.
Adapun nomor kano di pesta olahraga terbesar se-Indonesia kali ini sudah menggelar sepuluh pertandingan.
Jawa Barat masih mendominasi di cabang dayung dengan koleksi lima emas, dua perak, dan satu perunggu.
Provinsi Papua Pegunungan yang merupakan provinsi baru di PON secara mengejutkan mendapatkan dua emas di posisi kedua.
Sementara tuan rumah Aceh mengisi posisi ketiga dengan raihan satu emas dan satu perak.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Pedayung Stevani Maysche Ibo Sumbang Emas Pertama untuk Papua Pegunungan
PON Aceh-Sumut sedianya dibuka pada Senin (9/9) mendatang di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir dalam seremoni ini.
Namun sejumlah nomor sudah memulai pertandingan lebih dulu. Di antaranya adalah dayung, sepakbola, senam ritmik, angkat besi, serta panjat tebing.
Sampai Jumat (9/6) pukul 18.00 WIB, Jawa Barat masih menempati posisi teratas dengan raihan sembilan emas, sepuluh perak, dan sebelas perunggu.
Jawa Timur menyusul di peringkat kedua dengan sembilan emas, empat perak, dan sembilan perunggu.
PON Aceh-Sumut adalah PON ke-21 sejak pesta olahraga multicabang terbesar se-Indonesia ini digelar kali pertama di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, 1948.
Digelar sampai 20 September, PON Aceh-Sumut adalah PON pertama yang digelar di dua provinsi. Diperkirakan ada 5.636 atlet dan 2.752 ofisial yang akan berpartisipasi dalam perhelatan tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional
- 10Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini








