MMA Resmi Masuk PON Aceh Sumut 2024, Future Champ Hadirkan Ekosistem Seni Beladiri Campuran
Leo Farhan | 20 Agustus 2024, 21:06 WIB

AKURAT.CO, Mix Martial Arts (MMA) atau seni beladiri campuran resmi masuk sebagai cabang olahraga (cabor) eksebisi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 8-20 September mendatang.
Hal tersebut menandai langkah besar untuk meningkatkan antusiasme dan keterlibatan atlet-atlet MMA di tingkat nasional. Seperti yang disampaikan Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), Ardiansyah Bakrie.
"MMA jadi laga eksebisi di PON Aceh-Sumut. Melihat performa MMA Indonesia yang dulu dan sekarang beda banget. Jeka (Saragih) itu lulusan OnePride, fighter Indonesia pertama yang tembus UFC," kata Ardiansyah Bakrie di The Convergence Indonesia, Jakarta, Selasa (20/8).
Demi mendukung perkembangan olahraga seni beladiri campuran, OnePride selaku pelopor olahraga MMA juga akan meluncurkan platform 'Future Champ" sebagai wadah bagi anak-anak dan remaja untuk menunjukkan bakat mereka.
"Kami sangat antusias untuk meluncurkan 'Future Champ' sebagai bagian dari komitmen kami untuk memajukan MMA di Indonesia," kata Chief Operating Officer OnePride, Ramadhania Bakrie.
"Dengan dukungan dari berbagai pihak dan platform yang kami sediakan, kami berharap dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi anak-anak muda untuk berkembang dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional."
'Future Champ,' sendiri adalah sebuah inisiatif yang dirancang sebagai wadah untuk talenta muda dalam mengembangkan kemampuan seni bela diri dan mengenalkan Mixed Martial Arts (MMA) sejak usia dini.
Keberhasilan OnePride dalam mempopulerkan MMA dan membantu prestasi Jeka Saragih di kancah internasional telah memicu semangat baru di kalangan atlet muda dan menginspirasi pertumbuhan pesat olahraga MMA di Tanah Air.
'Future Champ' adalah program eksebisi atau pertandingan non-kompetitif yang akan menampilkan berbagai disiplin beladiri yang menjadi fondasi MMA, seperti taekwondo, muay thai, brazilian jiu jitsu, judo, dan karate.
Setiap eksebisi akan memberikan kesempatan bagi peserta untuk berlatih tanding (sparring) dalam setiap disiplin guna mempersiapkan mereka untuk pertandingan yang lebih kompetitif di masa depan.
Program ini akan dilanjutkan dengan pertandingan yang dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu ground fight dan striking/stand-up fight.
Kategori ini dirancang untuk memberikan variasi dan tantangan bagi peserta yang ingin berkompetisi dengan lawan dari disiplin bela diri yang berbeda.
Keselamatan peserta menjadi prioritas utama dengan pembagian kategori usia dan berat badan yang sesuai untuk memastikan setiap pertandingan berlangsung adil dan aman.
Future Champ akan menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda untuk merasakan dan mengeksplorasi dunia MMA secara mendalam. Acara ini diharapkan bisa menginspirasi dan membentuk bintang masa depan MMA di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








