Menpora Janjikan Bonus Asian Games Selambatnya Dua Minggu Lagi, Tunggu Jokowi Pulang Dari Luar Negeri

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menjanjikan bahwa bonus untuk atlet berprestasi di Asian Games Hangzhou 2022 akan turun selambatnya dua pekan ke depan.
“Sudah (dipastikan). Ini tinggal menunggu jadwal Bapak Presiden (Joko Widodo) saja, karena Beliau dari kemarin melakukan kunjungan ke luar negeri,” kata Menpora di Kantornya, Jakarta, Rabu (22/11), sebagaimana dipetik dari Antara.
"Tinggal menunggu waktu saja, mungkin di minggu depan atau dua minggu lagi."
Asian Games Hangzhou sendiri sudah berlalu sekitar satu setengah bulan. Indonesia menempati posisi ke-13 dengan raihan tujuh emas, sebelas perak, dan 18 perunggu.
Baca Juga: Wow! Selain Bonus Dana Segar, Peraih Medali Asian Games Hangzhou 2022 Juga Diganjar Hadiah Rumah
Capaian tersebut sebenarnya di bawah dari target yang dibebankan kepada kontingen Indonesia. Wakil Merah Putih diharapkan bisa meraih 12 emas sekaligus masuk ke daftar sepuluh besar klasemen medali.
Secara peringkat, capaian di Asian Games Hangzhou jauh dari edisi sebelumnya. Lima tahun lalu ketika menjadi tuan rumah Asian Games 2018 Indonesia menduduki posisi keempat dengan 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu.
Namun begitu, jika Asian Games 2018 tak dihitung, posisi di Hangzhou adalah yang terbaik dalam 24 tahun terakhir sejak Indonesia menempati posisi kesebelas di Asian Games 1998 di Bangkok, Thailand.
Adapun bonus untuk peraih medali sudah diumumkan jauh-jauh hari oleh Chef de Mission Asian Games Hangzhou sekaligus Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Namun begitu, tidak disebutkan jumlah bonus yang akan diberikan kepada atlet.
Setelah Asian Games, para atlet disiapkan untuk bertarung di Olimpiade Paris 2024. Atlet yang lolos kualifikasi Olimpiade Paris bakal ikut pelatihan nasional yang akan diselenggarakan oleh satuan tugas (satgas) federasi olahraga yang bersangkutan.
“Kalau untuk satgas itu per cabang olahraga. Contohnya untuk bulutangkis itu sudah langsung membentuk satgas untuk olimpiade yang langsung dipimpin oleh Sekjen (PBSI),” kata Dito.
“Tiap cabang olahraga sudah fokus ke sana.”
Olimpiade Paris 2024 sendiri akan dilaksanakan pada 26 Juli–11 Agustus 2024. Pesta olahraga terbesar di dunia itu diperkirakan bakal diikuti sekitar 10.500 atlet dari seluruh penjuru dunia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







