IOC Tangguhkan Keanggotaan Komite Olimpiade Rusia, Partisipasi Atlet Di Olimpiade Paris Terancam?

AKURAT.CO, Kemungkinan atlet Rusia dan Belarusia untuk bisa tampil dengan bendera netral di Olimpiade Paris 2024 kembali mengalami pasang-surut. Selepas mendapatkan “angin segar” pada Maret silam, Rusia dan Belarusia kini harus menghadapi kemungkinan bahwa mereka tak diizinkan tampil di Paris tahun depan.
Kemungkinan ini terbuka setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) menangguhkan status Komite Olimpiade Rusia (ROC) sebagai anggota mereka. Penyebabnya adalah ROC mengakui organisasi olimpiade regional di empat wilayah di Ukraina yang diduduki Rusia sejak invasi pada Februari 2022.
Empat wilayah Ukraina yang mendirikan komite olimpiade di bawah naungan ROC yang dimaksud IOC adalah Donetsk, Kherson, Luhansk, dan Zaporizhzhia.
Baca Juga: Atlet Rusia Diizinkan Tampil di Paralimpiade Paris 2024
“(Tindakan ROC) melanggar Piagam Olimpiade karena merusak integritas wilayah Komite Olimpiade Ukraina, sebagaimana yang diakui oleh IOC berdasarkan Piagam Olimpiade,” tulis IOC di laman resmi mereka, Kamis (12/10).
Selain menangguhkan status keanggotaan, IOC juga tak akan memberikan sebarang bantuan dana dari Gerakan Olimpiade kepada ROC. Penangguhan ini juga bakal berlanjut ke dampak yang akan disegerakan sampai pada pemberitahuan selanjutnya.
Soal partisipasi atlet Rusia dan Belarusia di Olimpiade Paris 2024 sebenarnya belum diputuskan. Namun, IOC mencatat bahwa mereka masih punya hak untuk memutuskan hal tersebut dalam keputusan dewan eksekutifnya pada penangguhan ROC.
Baca Juga: Presiden IOC Rekomendasikan Atlet Rusia-Belarusia Ikut Olimpiade Dengan Bendera Netral
IOC sendiri berada di bawah tekanan ketika mereka mengisyaratkan akan mengizinkan atlet Rusia dan Belarusia tampil di Olimpiade Paris pada Maret lalu. Terutama dari Ukraina yang menyatakan akan melakukan boikot jika atlet dua negara tersebut diperbolehkan berkompetisi di Paris 2024 sekalipun dengan status netral.
Sementara itu, sejumlah turnamen internasional juga sudah membolehkan atlet Rusia dan Belarusia untuk bertanding. Di antaranya adalah turnamen tenis grand slam Wimbledon yang memberikan jalan bagi petenis Rusia dan Belarusia tampil tahun ini setelah melarang setahun sebelumnya.
Di sisi lain, UEFA akhirnya membatalkan rencana untuk memasukkan Tim Nasional Rusia U-17 ke kualifikasi Piala Eropa U-17 2024. UEFA mengambil keputusan ini setelah mendapatkan tekanan dari sejumlah federasi sepakbola negara-negara.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








