Pinggul Belum Pulih, Rafael Nadal Berpotensi Tak Pertahankan Gelar Prancis Terbuka

AKURAT.CO, Petenis legendaris asal Spanyol, Rafael Nadal, mengisyaratkan ketidakpastian soal apakah ia bisa tampil atau tidak di Prancis Terbuka 2023 untuk mempertahankan gelarnya. Pasalnya, Rafael Nadal mengatakan bahwa cedera pinggul yang dialaminya belum menunjukkan tanda-tanda positif.
“Saya tidak bisa memberikan deadline (kapan bakal kembali bermain) karena jika saya tahu saya bakal memberitahu Anda tetapi saya tidak tahu. Beginilah keadaannya,” kata Nadal sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Memasuki musim panas adalah fase krusial dan favorit bagi Nadal. Pasalnya, pada periode inilah rangkaian turnamen tanah liat digelar yang merupakan turnamen favorit Rafael Nadal termasuk grand slam Prancis Terbuka.
Sejak mengalami cedera selepas kekalahan atas MacKenzie McDonald di putaran kedua Australia Terbuka, Januari silam, Nadal masih berjuang untuk pulih. Semula pemilik rekor 22 gelar grand slam itu mengatakan bahwa ia hanya butuh enam pekan untuk kembali berkompetisi namun situasinya tidak demikian.
“Saya tak punya pilihan kecuali berusaha untuk mengambil sikap yang benar di waktu-waktu ini, berusaha memberikan diri saya sendiri peluang untuk bersaing di salah satu turnamen yang tersisa di tanah liat musim ini dan saya tak punya pilihan kecuali berlatih dan bertahan dengan mentalitas yang benar,” kata Nadal.
Sejauh ini, Rafael Nadal sudah melewatkan dua turnamen lapangan tanah liat yang biasanya menjadi pemanasan sebelum Prancis Terbuka, yakni Monte Carlo Masters dan Barcelona Terbuka. Nadal juga sudah mengatakan bahwa ia tidak akan ambil bagian di turnamen Madrid Terbuka pekan depan.
“Pekan-pekan berlalu dan saya berilusi bisa bermain di turnamen-turnamen yang sangat penting dalam karier saya seperti Monte Carlo, Barcelona, Madrid, Roma, Roland Garros, dan untuk saat ini saya sudah melewatkan Monte Carlo dan Barcelona,” kata Nadal. “Saya tidak akan ada di Madrid, sayangnya.”
Terutama Prancis Terbuka yang akan digelar di Paris, 28 Mei–11 Juni mendatang, Nadal sebenarnya berpeluang untuk memecahkan rekor. Jika menang di Paris, Nadal tak hanya memperpanjang rekor dan mempertahankan gelar, namun juga bakal menjadi petenis putra dengan gelar grand slam terbanyak sepanjang sejarah.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana




