AS Terbuka: Kalahkan Ons Jabeur, Swiatek Raih Grand Slam Ketiga
AKURAT.CO, Petenis muda asal Polandia, Iga Swiatek, semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemilik posisi ranking satu dunia. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan atlet berusia 21 tahun tersebut menjuarai Amerika Serikat Terbuka 2022 sebagai gelar grand slam ketiga sepanjang kariernya.
Bertanding di Stadion Arthur Ashe, New York, Amerika Serikat, Sabtu (10/9) atau Minggu pagi WIB, Swiatek mengalahkan wakil Tunisia, Ons Jabeur. Swiatek mengalahkan Jabeur melalui laga dua set dengan skor 6-2 dan 7(7)-6(5) dalam waktu satu jam 15 menit.
Swiatek membuka pertandingan dengan langsung unggul 3-0 di mana ia hanya memberikan Jabeur dua kali poin di tiga gim pertama. Selanjutnya, Jabeur berusaha menahan laju Swiatek pada skor 1-3 dan 2-3 namun wakil Polandia merebut tiga gim terakhir untuk kemenangan 6-1.
Skenario serupa terjadi lagi di set kedua di mana Swiatek langsung melesat unggul 3-0. Namun, Jabeur kali ini memaksa pertandingan ke fase tie-break di mana petenis berbangsa Arab pertama yang memenangi gelar WTA itu menyamakan kedudukan pada skor 4-4.
Jabeur bahkan sempat berpeluang memaksa pertarungan ke set ketiga ketika memimpin tie-break pada skor 5-4. Namun, Swiatek menang dengan satu forehand dan dua kesalahan Jabeur di poin-poin terakhir.
“Saya tidak berharap banyak. Sebelum turnamen ini adalah masa yang penuh tantangan,” kata Swiatek usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.
Kemenangan di AS Terbuka tahun ini adalah yang pertama bagi Swiatek di turnamen lapangan permukaan keras tersebut. Sekaligus gelar grand slam ketika dalam dua tahun setelah ia menjadi juara di Prancis Terbuka 2020 dan 2022.
Adapun Jabeur harus bekerja lebih keras lagi untuk mencetak sejarah sebagai wanita Arab pertama yang meraih gelar grand slam. Pasalnya, petenis berusia 28 tahun itu sudah mendapatkan final grand slam pertamanya di Wimbledon pada Juli lalu namun harus kalah atas petenis asal Kazakhstan, Elena Rybakina.
“Menang atau kalah adalah bagian dari tenis. Saya berjuang untuk memenangi gelar WTA pertama saya. Itu butuh waktu. Jadi saya yakin (memenangi gelar grand slam) ini akan membutuhkan waktu,” kata Jabeur.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





