Kronologi Pembunuhan Istri Dan Anak Di Subang Hingga Terungkap Sosok Yosep Hidayah, Motifnya Apa?

AKURAT.CO Setelah dua tahun lamanya menjadi kasus misteri, terungkap juga pelaku dari kronologi pembunuhan istri dan anak di Subang, yakni Yosep Hidayah.
Yosep Hidayah merupakan seorang suami sekaligus ayah dari korban yang diduga tega membunuh dan berpura-pura tidak tahu kronologi pembunuhannya hingga dua tahun.
Polisi yang menangani kasus pembunuhan di Subang ini sudah menetapkan empat tersangka yang berhubungan dalam kasus pembunuhan.
Pertama adalah ayah dan juga suami korban Yosep Hidayah, istri muda Yosep yaitu Mimin Mintarsih, dan dua anak Mimin di antaranya adalah Arighi Reksa Pratama serta Abi.
Dikutip akun @creepylogy_ di media sosial Twitter, Sabtu (21/10/2023), Yosep Hidayah sudah dua tahun tidak mengaku dalam pembunuhan istri dan anaknya di Subang, seperti sedang bermain drama.
Baca Juga: Deretan Fakta Kasus Pembunuhan Subang, Pelaku Menyerahkan Diri Setelah 2 Tahun Berlalu
“Drama kasus yang diperankan Yosep Hidayat ini sangat menjijikkan. Dia mungkin merasa keren, padahal dari pertama sudah banyak orang menduga, siapa yang kemungkinan terlibat,” tulisnya pada postingannya.
Akun @creepylogy_ menjelaskan kronologi pembunuhan istri dan anak di Subang yang dilakukan oleh Yosep Hidayah hingga akhirnya tertangkap dan menjadi tersangka. Berikut penjelasan kronologi lebih lengkapnya.
Awal mula kasus pembunuhan istri dan anak di Subang ini berawal dari temuan mayat dua orang perempuan tanpa busana di dalam mobil Alphard, di halaman rumah Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Subang, Rabu (18/8/2021) pagi hari.
Kemudian, Yosep Hidayah saat itu juga yang melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polres Subang agar segera diproses.
Polres Subang telah mengidentifikasi kedua jasad tersebut adalah Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang berstatus ibu dan anak. Yosep Hidayah sendiri adalah suami dari Tuti dan ayah kandung Amalia.
Jasad kedua mayat tersebut langsung dilakukan autopsi, kemudian mendapatkan hasil yang menyatakan bahwa kedua korban mengalami luka patah tulang tengkorak yang ditetapkan sebagai penyebab kematian.
Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Ibu Dan Anak Di Subang, Ternyata Pelakunya Orang Ini
Hasil autopsi dari Tuti, ditemukan luka robek bibir yang diduga tidak melakukan perlawanan kepada pelaku.
Adapun Amalia, terdapat bekas tanah di tubuhnya yang diduga sudah melakukan perlawanan, namun tidak berhasil kabur.
Dengan hasil autopsi tersebut, maka Kapolres Subang AKBP Sumarni menduga korban dihabisi di tempat terpisah, kemudian dibersihkan di kamar mandi sebelum dipindahkan ke dalam mobil.
Kondisi rumah Yosep Hidayah saat itu sudah berantakan dan ada bercak darah, sehingga dia melapor polisi bahwa istri dan dan anaknya dibunuh.
Polisi menemukan gunting dan pisau kecil di dalam bak mandi rumah tersebut saat melakukan olah TKP.
Tidak ada kerusakan di TKP, seperti congkel pintu sehingga diduga bahwa pelaku bisa masuk mengakses rumah dengan mudah.
Ketiga ponsel milik Amalia dinyatakan hilang karena tidak berhasil ditemukan. Polisi mengira ponsel tersebut mengandung informasi penting.
Selain itu, diduga bahwa lokasi tersebut sudah dibersihkan oleh pelaku terlebih dahulu meskipun kondisi mayat rusak.
Salah satu fakta penting dari kasus pembunuhan istri dan anak ini adalah baju Yosep terdapat bercak darah di hari pembunuhan.
Dua hari setelah peristiwa itu, polisi memeriksa 17 orang saksi, baik yang terkait dengan kejadian maupun tidak.
Baca Juga: Profil Danu Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Di Subang, 2 Tahun Simpan Rahasia
Polisi juga sudah memeriksa Yosep dan istri keduanya, Mimin. Yosep sempat mengaku pada waktu terjadinya pembunuhan, ia sedang berada di rumah Mimin.
Tahun 2021, sinyal dari ketiga ponsel milik Amelia yang hilang sebelumnya berhasil terdeteksi terakhir kali pada 18 Agustus pukul 07.28 di daerah menuju Bandung.
Polisi menyebut bahwa pelaku cukup memahami teknologi digital. Dilihat dari hasil pemeriksaan CCTV, polisi meduga pelaku mengendarai mobil Avanza putih dan Yamaha Nmax biru, berarti pelaku berjumlah lebih dari satu orang.
Rekaman lain menunjukkan terduga pelaku yang mengendarai Nmax diduga telah membuang barang bukti di sebuah penampungan sampah tempat cuci mobil.
Kuburan kedua jasad korban sempat digali kembali tahun 2021 untuk melakukan autopsi kedua, setelah itu kasus ini juga sempat dilimpahkan kepada Polda Jawa barat agar penyidikan bisa menggunakan teknologi yang lebih canggih.
Yosep Hidayah sudah berupura-pura menjadi orang yang tidak tahu siapa pembunuh tersebut, dan terlihat sedih di depan kamera.
Hingga kasus tersebut tidak bisa diungkap dalam waktu dekat dan melelui masa hening selama dua tahun lamanya.
Tanggal 17 Oktober 2023 lalu, seseorang bernama Danu menyerahkan diri ke polisi dan memohon dijadikan JC (justice collaborator).
Dia datang ke Polda Jabar untuk meyakinkan bahwa dirinya terlibat dalam kasus pembunuhan dua tahun silam, namun polisi saat itu masih tidak yakin.
Danu mengakui perannya dalam pembunuhan, yakni membawakan golok serta mengantar pelaku ke lokasi.
Sesampainya di lokasi, ia menunggu di garasi atas perintah Yosep. Kemudian Danu mendengar teriakan dari dalam.
Danu juga melihat Yosep Hidayah sedang menghabisi Tuti dan Danu ditugaskan oleh Yosep untuk membersihkan TKP setelah pembunuhan.
Pengakuan Danu tersebut yang membuat polisi kemudian menetapkan empat tersangka lainnya serta menahan Yosep Hidayah.
Itulah kronologi lengkap yang dijelaskan oleh seorang netizen di akun pribadinya sehingga menarik perhatian publik kembali, meskipun motif Yosep Hidayah belum diketahui.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan








