Akurat

Jadi Pasukan Perdamaian PBB, 7 Potret Briptu Ima Nur Syafa Saat Bertugas

| 13 September 2021, 14:30 WIB
Jadi Pasukan Perdamaian PBB, 7 Potret Briptu Ima Nur Syafa Saat Bertugas

AKURAT.CO, Indonesia menjadi salah satu negara yang turut mengirimkan pasukan tentaranya untuk melakoni misi perdamaian dunia. Beberapa tentara pilihan pun kerap ditugaskan untuk menjaga perdamaian di negara yang tengah alami konflik.

Salah satu anggota yang menjadi pasukan perdamaian PBB ialah Briptu Hikma Nur Syafa Atun. Polwan anggota Satlantas Polres Bantul ini menghabiskan waktu 1 tahun 3 bulan di Sudan, sebagai pasukan perdamaian.

Sosok yang akrab disapa Briptu Ima ini pun kerap membagikan momen bertugasnya saat berada di negara konflik, di laman Instagramnya. 

Berikut deretan potret Briptu Ima saat tengah bertugas sebagai pasukan perdamaian, dihimpun AKURAT.CO dari laman Instagram pribadinya.

1. Ini dia potret Briptu Ima saat menjalani tugas di Afrika

 Instagram/hikmanursyaa

2. Briptu Ima tergabung dalam Formed Police United (FPU) untuk menjalankan misi United Nations Mission in South Sudah

 Instagram/hikmanursyaa

3. Setelah menjalankan misi di Sudan, ia juga tergabung dalam misi Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic (MINUSCA) di Bangui, Afrika

 Instagram/hikmanursyaa

4. Potret Briptu Ima dengan senjata lengkap saat bertugas 

 Instagram/hikmanursyaa

5. Potret kedekatan Briptu Ima dengan anak-anak di Bangui, Afrika

 Instagram/hikmanursyaa

6. Momen Briptu Ima menggendong anak di Bangui saat tengah berpatroli

 Instagram/hikmanursyaa

7. Tidak mudah lho menjadi pasukan perdamaian, pasalnya harus melewati seleksi ketat

 Instagram/hikmanursyaa

Nah, itu dia deretan potret Briptu Hikma Nur Syafa Atun, Polwan asal Bantul yang jadi pasukan perdamaian PBB. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.