Akurat Logo

Viral Video Mba-mba Malaysia Sindir Sembilan Perbandingan Negaranya dengan Indonesia, Netizen: Lanjutkan Mba Biar Dilihat Pemerintah!

Sulthony Hasanuddin | 6 Agustus 2024, 15:29 WIB
Viral Video Mba-mba Malaysia Sindir Sembilan Perbandingan Negaranya dengan Indonesia, Netizen: Lanjutkan Mba Biar Dilihat Pemerintah!

AKURAT.CO Malaysia, negara tetangga yang memiliki banyak keunikan dan kelebihan yang seringkali tidak diketahui oleh banyak orang di Indonesia.

Seperti dalam sebuah video di media sosial Instagram oleh akun @vibes.keras yang memperlihatkan obrolan mengejutkan mengenai perbandingan Malaysia dibandingkan Indonesia.

Dalam video tersebut terlihat tiga perempuan yang sedang mengobrol, mengungkapkan beberapa hal di Malaysia yang jarang diketahui oleh warga Indonesia.

Baca Juga: Kronologi Pencurian Uang Tunai Hampir Rp1 Miliar Milik Tim Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024

"Fakta negara Malaysia yang netizen Indonesia banyak tutup mata," kata salah satu perempuan berkerudung abu-abu, dikutip Selasa (6/8/2024).

Video 'sindiran' tersebut lantas viral di media sosial dengan mendapatkan lebih dari dua ribu komenter dan 22 ribu penyuka. Lebih lanjut, berikut adalah beberapa fakta menarik tentang Malaysia yang diunggah di video tersebut.

Baca Juga: Geger Sindikat Pencurian Modus Ban Kempis di Olimpiade Paris 2024, Uang Rp1 Miliar Tim Bulutangkis Indonesia Raib

1. Sistem Parkir Otomatis

"Nggak ada tukang parkir semuanya sistem otomatis," kata perempuan berkerudung hitam.

Di Malaysia, hampir semua sistem parkir menggunakan teknologi otomatis. Tidak ada tukang parkir yang mengatur kendaraan seperti di Indonesia. Semua dilakukan secara otomatis, mulai dari pengambilan tiket hingga pembayaran.

2. Keberadaan "Pak Ogah"

Meskipun sistem transportasi sudah sangat modern, masih ada orang-orang yang dikenal sebagai "Pak Ogah" yang membantu mengatur lalu lintas di beberapa tempat. Mereka biasanya membantu di persimpangan jalan tanpa lampu lalu lintas.

"Ada Pak Ogah yang bantu bantu atur jalan," kata perempuan berkerudung hitam lainnya.

Baca Juga: Kemiskinan di Desa Turun 6,5 Persen, Wamenkeu Thomas: Dampak Positif Dana Desa

3. Minim Pungutan Liar (Pungli)

"Hampir tak ada pungli (pungutan liar) di Malaysia," lanjut perempuan berkerudung abu-abu.

Malaysia dikenal memiliki tingkat pungli yang sangat rendah. Pemerintah setempat sangat tegas dalam menindak pungutan liar, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

4. Informasi Lowongan Kerja Transparan

Diungkapkan bahwa di Malaysia, lowongan kerja sering ditempel di depan toko dengan informasi yang sangat lengkap.

Baca Juga: Kaesang Datangi Markas PKB Pakai Peci dan Sarung, Bahas Apa?

"Lowongan kerja ditempel di depan toko, sekaligus sama gaji dan benefitnya. Tak ada syarat minimal usia, tak ada syarat pengalaman kerja minimal tiga tahun," lanjutnya.

Tidak hanya posisi yang dibutuhkan, tetapi juga gaji dan benefit yang ditawarkan. Selain itu, tidak ada persyaratan minimal usia atau pengalaman kerja yang ketat.

5. Gratis Jalan Tol saat Hari Raya

"Hari raya Idul Fitri, China, India semua jalan tol di Malaysia gratis. Harusnya pas hari raya itulah jalan ini banyak dapat duit," ungkap salah satu perempuan.

Saat Hari Raya Idul Fitri, Tahun Baru Cina, dan Deepavali, semua jalan tol di Malaysia gratis. Ini adalah kebijakan pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin merayakan hari besar bersama keluarga.

6. Layanan Paspor di Hari Minggu

"Buat paspor kak Malaysia nih hari minggu pun ada, jadi hari minggu mereka nggak libur," jelasnya.

Untuk mempermudah warganya, kantor imigrasi di Malaysia buka pada hari Minggu. Ini memberikan kemudahan bagi mereka yang tidak sempat mengurus paspor di hari kerja.

7. Jaminan Hari Tua

Malaysia memiliki sistem jaminan hari tua yang sangat baik. Karyawan menyisihkan 9% dari gaji mereka, sementara perusahaan memberikan kontribusi sebesar 12-13%.

Baca Juga: Rencana Sewa Mobil dan Penginapan untuk Tamu HUT RI di IKN Kemahalan, Ini Kata Moeldoko

Dana ini dapat ditarik sebagian untuk keperluan pendidikan, cicilan rumah, kesehatan, atau kebutuhan darurat dengan syarat dan ketentuan tertentu.

8. Fasilitas Komplek Perumahan

"Tiap komplek perumahan dia ini ada playground outdoor, oh yang macam kak taman kanak-kanak tuh," tuturnya.

Setiap komplek perumahan di Malaysia dilengkapi dengan playground outdoor yang bisa digunakan oleh anak-anak untuk bermain. Fasilitas ini mirip dengan taman kanak-kanak yang ada di Indonesia.

9. Infrastruktur Berkualitas

"Eh kiri kanan perkebunan sawit tapi jalannya udah aspal. Sekolah, kantor polisi pungedungnya bagus bagus mbak yu padahal dekat kampung," tuturnya.

Meskipun banyak perkebunan sawit, jalan-jalan di Malaysia sudah beraspal dengan baik. Fasilitas umum seperti sekolah dan kantor polisi memiliki gedung yang bagus dan terawat, bahkan di daerah pedesaan.

Fakta-fakta ini menunjukkan betapa negara ini sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya dengan berbagai kebijakan yang pro-rakyat.

Baca Juga: Olimpiade Paris: Raih Catatan Waktu Terbaik Ketiga di Penyisihan, Desak Made Belum Puas

Menanggapi hal tersebut banyak netizen Indonesia yang menyambut positif fakta baru itu.

Netizen bahkan meminta para warga Malaysia untuk terus mengungkapkan hal tersebut agar di dengar pemerintah Indonesia.

"Yu, sindir terus mba mba. Biar di lihat sama pemerintah indonesia," tulis @eko_geh.

"Sebagai warga Indonesia, soal pemerintah Malaysia jauh lebih baik daripada di sini," tulis gaaxayy.

"Terusin mba. Sindir terus aja pemerintah Indonesia, soalnya emang hujatable," tulis suryadaripangestu.

"Kami butuh konten begini supaya pemerintah sadar, tapi kami sadar pemerintah ga akan sadar liat konten ini," tulis @dandielprayoga.

Baca Juga: Bocah SD yang Bawa Kabur Mobil hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan Terinspirasi Game Simulator

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.