VIRAL VIDEO Anggota KPPS Dipecat di Pangandaran Berpose Dua Jari dan Sebut Prabowo, Netizen: Minimal Paham Tugasnya!

AKURAT.CO Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan kabar anggota KPPS dipecat di Pangandaran karena membuat video salam dua jari dan sebut nama Prabowo di acara pelantikan.
KPPS adalah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), sehingga tak heran anggota KPPS dipecat secara langsung karena membuat video dukungan calon presiden (capres) saat masih pelantikan.
Anggota KPPS dipecat tersebut memiliki paras yang cantik, namun sayangnya dia harus diberhentikan sebelum bekejar karena sikapnya yang tidak mencerminkan seorang petugas.
Dikutip dari video yang diunggah di TikTok oleh akun @aipkabayan, Senin (30/1/2024), video anggota KPPS tersebut terjadi saat acara pelantikan anggota KPPS di daerah Pangandaran.
Dalam video, sang gadis cantik melakukan selfie dengan dua temannya saat suasana ruangan yang diduga tempat pelantikan anggota KPPS masih tenang dan sepi.
Meskipun tidak diketahui apa yang dibicarakan, namun gadis cantik ini dengan jelas menyebutkan nama salah satu calon presiden, Prabowo, sambil salam dua jari.
Video yang diunggah tersebut diambil sebelum dia dipecat menjadi anggota KPPS di Pangandaran.
Tentu saja video tersebut langsung viral dan menjadi sorotan, karena membuat masyarakat bertanya-tanya apakah anggota KPPS boleh melakukan hal tersebut, yang tampaknya mendukung salah satu calon presiden.
“Belum kerja sudah dipecat,” tulis @anggilisataxxx.
“Kirain dipecat karena terlalu cantik eh ternyata malah dari kesalahan sendiri,” balas @seniornyasenxxx.
“Cantik tapi enggak punya otak pasti tetap dibela,” tulis @cegalcexxx.
“Gue kira jadi anggota KPPS harus pintar, ternyata tidak,” tulis @Blontaxxx.
“Minimal paham dulu tugas jadi KPPS gimana, do or don’t nya, semangat ya mba, ada kerjaan lain nanti, semoga,” tulis @mdsxxx.
Itulah tanggapan warganet terkait video viral di media sosial mengenai anggota KPPS dipecat di Pangandaran karena dukung salah satu calon presiden yang seharusnya bersikap netral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa







