AKURAT.CO Program Makan Bergizi Gartis (MBG) yang digagas pemerintah tak hanya bermanfaat bagi anak-anak, tetapi juga menjadi lokomotif baru bagi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama di sektor pangan.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menegaskan bahwa program ini memiliki efek berganda yang luar biasa bagi perekonomian nasional. Dirinya menekankan bahwa program ini membentuk ekosistem usaha pangan yang melibatkan UMKM dari hulu ke hilir.
"Dengan adanya pergerakan ekonomi dan peluang usaha baru, kita sedang membangun ekosistem usaha baru di sektor pangan. Hampir semua aspek dalam rantai pasok program ini melibatkan UMKM, baik dari hulu hingga hilir," ujar Menteri Maman dalam keterangan tertulis, Rabu (12/2/2025).
Oleh karena itu, lanjut Maman, agar program ini benar-benar berdampak maksimal, pihaknya telah menyiapkan tiga strategi utama, yakni kementerian UMKM akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap UMKM yang terlibat, termasuk dalam aspek manajemen dan operasional agar standar kualitas tetap terjaga.
"Yang kedua adalah, tahapan administrasi dan audit dalam realisasi anggaran, nantinya Kementerian UMKM berkoordinasi dengan bank Himbara untuk menyediakan skema bridging loan bagi UMKM agar tetap memiliki modal kerja yang lancar," paparnya.
Kemudian, tambahnya, seperti yang diketahui, program MBG ini bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga diharapkan melahirkan ekosistem usaha pangan yang terus berkembang, seperti yang sudah terjadi di subsektor fesyen dan kerajinan tangan.
"Harapan kami, melalui berbagai strategi ini, program MBG bukan hanya memberikan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga membuka jalan bagi UMKM untuk naik kelas dan menjadi pemain utama dalam rantai pasok pangan nasional," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi










