Menteri Maman Minta Perbankan Tidak Salurkan KUR ke Debitur Lama Terus-Menerus

AKURAT.CO Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman menekankan pentingnya evaluasi terhadap pola seleksi debitur oleh perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Ia mengingatkan agar KUR tidak hanya diberikan kepada debitur lama, melainkan juga diarahkan kepada pelaku usaha baru yang potensial.
“Kita punya target jelas: debitur baru, debitur graduasi, dan sektor produksi. Jangan sampai yang menerima KUR itu-itu saja. Harus ada keberanian dari bank penyalur untuk menjangkau pelaku usaha baru,” ujar Maman saat menghadiri Rakor KUR Regional Kalimantan, Kamis (19/6).
Baca Juga: Keberhasilan UMKM Tak Cukup dari KUR, Perlu Ada Pembinaan Bisnis
Ia juga menyoroti penerapan aturan yang menyatakan bahwa pinjaman KUR antara Rp1 juta hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan.
Menurutnya, masih ada keluhan di lapangan mengenai syarat agunan yang memberatkan pelaku UMKM.
“Kita harus pastikan kebijakan ini diterapkan. Jangan sampai ada UMKM yang layak tapi tidak bisa mengakses KUR karena diminta agunan tambahan,” tegas Maman.
Baca Juga: KUR Capai 1,87 Juta Debitur, Mayoritas Perempuan dan Usaha Mikro
Sementara itu, Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menambahkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, Pemda, dan lembaga keuangan dalam penyaluran KUR.
“Dengan sinergi lintas lembaga, KUR akan lebih inklusif dan berdampak nyata pada pembangunan ekonomi, khususnya di sektor produksi yang memiliki efek berganda tinggi,” kata Helvi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









