Akurat

3 Fakta Penting Pekerja Freelance yang Wajib Kamu Tahu

M Rahman Akurat | 11 Desember 2020, 13:18 WIB
3 Fakta Penting Pekerja Freelance yang Wajib Kamu Tahu

AKURAT.CO, Karier freelance atau pekerja lepas dapat menjadi pilihan yang tepat untuk mendaptakan uang. Selain jam kerja yang fleksibel, dalam freelance ini kamu juga dapat memilih klien dan projek yang ingin dikerjakan.

Bagi kamu yang akan memulai karier sebagai freelancer, dikutip sribulancer.com dari The Singapore Women’s Weekly, berikut manajemen keuangan yang harus diperhatikan.

1. Menyediakan dana darurat

Salah satu hal terburuk saat berkarier sebagai pekerja lepas adalah pembayaran yang tertunda.
Oleh karena itu, penting untuk selalu menyediakan anggaran lebih atau dana darurat demi mencukupi kebutuhan finansial.

Selain itu, untuk meminimalisasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, penting untuk selalu memiliki dokumentasi atas setiap projek atau tugas dari pekerjaan. Ini bertujuan agar kamu memiliki kedudukan hukum.

2. Hitung biaya perlengkapan

Untuk menjadi seorang pekerja sampingan yang profesional, kamu harus memiliki peralatan yang tepat dan memadai.

Ini karena sebelum mendapatkan bayaran dari klien, kamu harus memenuhi standar saat mengerjakan suatu projek.

Bagi sebagian pekerjaan seperti fotografi, desain grafis dan videografi, biaya untuk memenuhi kebutuhan peralatan yang tepat dan memadai ini cukup tinggi. Karenanya biaya dari peralatan ini perlu untuk diperhitungkan.

Untuk memenuhi peralatan yang tepat dan memadai, kamu bisa langsung membeli atau menyewa peralatan tersebut. Sebuah tips, jika biaya sewa sebanding atau bahkan lebih tinggi dengan cicilan bulanan pada pinjaman pribadi, maka mengambil pinjaman untuk membeli peralatan mungkin lebih masuk akal secara finansial.

3. Tambahkan ‘nilai’ lebih untuk non-kompetisi

Sebelum membuat kesepakatan, perhatikan klien dan projek yang akan kamu kerjakan. Jika dalam kesepakatan harus menandatangani klausul non-kompetisi, maka kamu harus berpikir ulang kembali untuk melanjutkannya.

Klausul non-kompetisi adalah sebuah klausul yang mengatur bahwa kamu sepakat untuk tidak bekerja pada perusahaan pesaing yang bergerak pada bidang yang sama.

Klausul ini dapat merugikan jika sewaktu-waktu hasil tugas kamu ditolak oleh klien.

Ini karena waktu menjadi terbuang sia-sia, hasil projek tidak bisa dilempar ke perusahaan lain dan kamu tidak akan mendapat bayaran dari klien.

Untuk membuat setiap projek dan tugas lebih berharga, tambahkan ‘nilai’ jual lebih untuk projek atau klien dengan klausul non-kompetisi. Tambahkan nilai jual antara 30 sampai 50 persen sudah cukup.

Dengan demikian, klien kamu mendapatkan eksklusivitas yang mereka inginkan, sementara kamu mendapatkan perlindungan terhadap jam kerja dan projek yang telah dikerjakan.

Sudah siap memulai karir sebagai freelancer? So, jangan lupa memperhatikan beberapa hal di atas agar finansial tetap stabil dan terjaga.[]

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.