Akurat Logo

Sejarah Pekan Antariksa Dunia: Mengapa Diperingati 4–10 Oktober?

Idham Nur Indrajaya | 7 Oktober 2026, 17:31 WIB
Sejarah Pekan Antariksa Dunia: Mengapa Diperingati 4–10 Oktober?
Sejarah Pekan Antariksa Dunia dari Sputnik 1, penetapan PBB, hingga tema World Space Week 2026. - Ilustrasi: Gemini Google

AKURAT.CO Bayangkan dunia pada 1957, ketika kemampuan manusia menjangkau luar angkasa masih terdengar seperti sesuatu dari cerita fiksi. Pada 4 Oktober tahun itu, sebuah benda buatan manusia berhasil mengorbit Bumi dan mengubah pandangan dunia terhadap kemungkinan eksplorasi antariksa. Enam dekade lebih kemudian, tanggal tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah Pekan Antariksa Dunia.

Pekan Antariksa Dunia atau World Space Week diperingati setiap 4–10 Oktober. Rentang waktu tersebut bukan dipilih secara kebetulan, melainkan berkaitan dengan dua tonggak besar sejarah antariksa: peluncuran Sputnik 1 pada 4 Oktober 1957 dan mulai berlakunya Treaty on Principles Governing the Activities of States in the Exploration and Use of Outer Space pada 10 Oktober 1967.

Secara resmi, Pekan Antariksa Dunia ditetapkan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi 54/68 pada 6 Desember 1999. Sejak saat itu, peringatan tersebut berkembang menjadi momentum global untuk mengenalkan sains dan teknologi antariksa kepada masyarakat.

Apa Itu Pekan Antariksa Dunia?

Pekan Antariksa Dunia adalah peringatan internasional yang berlangsung setiap 4–10 Oktober untuk mengapresiasi kontribusi sains dan teknologi antariksa terhadap kehidupan manusia.

Peringatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai perkembangan keantariksaan, mendorong ketertarikan terhadap bidang sains dan teknologi, serta memperkenalkan manfaat aktivitas antariksa kepada masyarakat.

Ada empat tujuan utama yang menonjol dalam penyelenggaraannya:

  • Menginspirasi generasi muda untuk mempelajari sains, teknologi, teknik, dan matematika atau STEM.

  • Meningkatkan pemahaman publik mengenai manfaat teknologi antariksa.

  • Mendukung berbagai program keantariksaan nasional dan internasional.

  • Mendorong kerja sama internasional dalam pendidikan dan sosialisasi antariksa.

Dengan demikian, World Space Week bukan sekadar perayaan tentang roket, astronaut, atau planet. Peringatan ini juga memiliki dimensi pendidikan, teknologi, hukum, dan kerja sama internasional.

Mengapa Pekan Antariksa Dunia Diperingati Setiap 4–10 Oktober?

Pemilihan tanggal 4–10 Oktober merupakan bagian paling penting dalam memahami sejarah Pekan Antariksa Dunia. Dua tanggal di dalamnya merujuk pada peristiwa yang mewakili dua tahap perkembangan keantariksaan manusia.

Tanggal 4 Oktober mengingatkan dunia pada peluncuran Sputnik 1 pada 1957. Sementara itu, 10 Oktober merujuk pada mulai berlakunya perjanjian internasional yang mengatur prinsip-prinsip aktivitas negara dalam eksplorasi dan penggunaan luar angkasa.

Hubungannya menarik. Peristiwa pertama menunjukkan kemampuan manusia untuk mencapai orbit Bumi, sedangkan peristiwa kedua menunjukkan munculnya kebutuhan untuk mengatur aktivitas tersebut melalui kerangka hukum internasional.

Dengan kata lain, rentang 4–10 Oktober menggambarkan perjalanan dari kemajuan teknologi menuju tata kelola antariksa.

Baca Juga: 10 Game Bertema Luar Angkasa yang Hadir di 2026, Ada Saros hingga Beyond These Stars

Baca Juga: Apa Itu Your Name in Landsat NASA? Cara Unik Abadikan Namamu dari Luar Angkasa!

Sputnik 1 dan Awal Era Antariksa

Pada 4 Oktober 1957, Uni Soviet meluncurkan Sputnik 1. Satelit tersebut tercatat sebagai satelit buatan manusia pertama yang berhasil mengorbit Bumi.

Peristiwa itu menjadi titik balik dalam sejarah eksplorasi antariksa. Untuk pertama kalinya, sebuah benda buatan manusia berhasil ditempatkan di orbit dan mengirimkan sinyal radio yang dapat dideteksi dari Bumi.

Dampaknya tidak berhenti pada keberhasilan teknis. Peluncuran Sputnik 1 memperlihatkan bahwa teknologi manusia telah mencapai tahap baru dan ikut mendorong perlombaan antariksa antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Dari sinilah eksplorasi antariksa berkembang semakin cepat. Peluncuran satelit kemudian diikuti berbagai pencapaian lain, termasuk penerbangan manusia ke luar angkasa dan misi menuju Bulan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.