10 Game Bertema Luar Angkasa yang Hadir di 2026, Ada Saros hingga Beyond These Stars

AKURAT.CO Game bertema luar angkasa selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi para pemain. Tidak hanya menawarkan pertempuran dengan alien atau perjalanan menggunakan pesawat antariksa, sejumlah game juga mengajak pemain menjelajahi planet asing, membangun koloni, hingga menjalankan misi penelitian di luar Tata Surya.
Tahun 2026 menjadi salah satu periode yang cukup menarik bagi penggemar game bertema antariksa. Sejumlah judul baru hadir dengan konsep yang beragam, mulai dari action, horor, strategi, simulasi, hingga petualangan berbasis cerita.
Beberapa di antaranya bahkan membawa konsep yang cukup unik. Ada game yang menempatkan pemain sebagai astronaut di planet asing, ada pula yang mengharuskan pemain membangun dan mengelola sebuah kapal luar angkasa.
Baca Juga: Panen 39 Medali dan Ukir 9 Rekor Dunia-Asia, Tim Indonesia Lampaui Target di Asian Games 2026
Berikut 10 game bertema luar angkasa yang hadir pada 2026.
1. Saros
Saros menjadi salah satu game bertema luar angkasa yang cukup menarik perhatian pada 2026. Game yang dikembangkan oleh Housemarque ini membawa pemain ke Carcosa, sebuah planet asing yang menyimpan berbagai misteri.
Pemain berperan sebagai Arjun Devraj, seorang Soltari Enforcer yang berusaha menemukan jawaban mengenai apa yang terjadi di planet tersebut. Dalam perjalanannya, Arjun harus menghadapi berbagai makhluk dan ancaman yang muncul di tengah kondisi Carcosa yang terus berubah.
Dari sisi gameplay, Saros mengandalkan pertarungan third-person dengan tempo cepat. Pemain dapat menggunakan berbagai senjata, menghindari serangan, melakukan shield dan parry, serta menghadapi pertarungan melawan bos.
Menariknya, Saros memiliki sistem perkembangan permanen. Setiap kematian bukan berarti pemain harus memulai semuanya dari awal. Sumber daya dan peningkatan tertentu dapat dipertahankan sehingga karakter menjadi semakin kuat pada percobaan berikutnya.
Saros resmi dirilis pada 30 April 2026 dan tersedia secara eksklusif untuk PlayStation 5.
2. Pragmata
Jika mencari game dengan latar luar angkasa yang menggabungkan aksi dan cerita, Pragmata menjadi salah satu pilihan yang menarik.
Game terbaru dari Capcom ini mengambil latar di Bulan pada masa depan. Pemain mengikuti perjalanan Hugh Williams, seorang astronaut, bersama Diana, android yang memiliki peran penting dalam perjalanan mereka.
Keduanya harus bekerja sama untuk menghadapi berbagai ancaman sekaligus mencari jalan untuk kembali ke Bumi. Pragmata memadukan pertarungan dengan elemen puzzle sehingga pemain tidak hanya dituntut untuk mengalahkan musuh, tetapi juga memecahkan berbagai permasalahan selama perjalanan.
Salah satu daya tarik utama Pragmata adalah hubungan antara Hugh dan Diana yang menjadi bagian penting dari pengalaman bermain. Dunia futuristis yang dibangun Capcom juga memberikan nuansa berbeda dibandingkan game sci-fi pada umumnya.
Pragmata dirilis pada 17 April 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC, sementara versi Nintendo Switch 2 hadir pada 24 April 2026 di Jepang dan wilayah Asia lainnya.
3. Aphelion
Aphelion membawa pemain ke wilayah terluar Tata Surya. Game yang dikembangkan DON'T NOD ini mengisahkan perjalanan dua astronaut, Ariane dan Thomas, dalam misi menuju sebuah planet misterius bernama Persephone.
Dalam cerita game, Bumi digambarkan akan menjadi tidak layak huni pada masa depan. Penemuan planet kesembilan bernama Persephone kemudian memberikan harapan baru bagi umat manusia.
Ariane dan Thomas dikirim dalam misi Hope-01 untuk menyelidiki planet tersebut. Namun, perjalanan mereka tidak berjalan sesuai rencana. Kapal mereka mengalami kecelakaan dan keduanya terpisah di permukaan planet yang dingin dan belum terpetakan.
Pemain kemudian harus membantu Ariane menjelajahi Persephone, menghadapi lingkungan yang berbahaya, mencari Thomas, serta berhadapan dengan ancaman misterius. Gameplay Aphelion menggabungkan eksplorasi, traversal, stealth, dan elemen cerita sinematik.
Aphelion resmi dirilis pada 28 April 2026 dan tersedia untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC.
4. Directive 8020
Bagi penggemar horor, Directive 8020 bisa menjadi salah satu game luar angkasa yang patut dicoba.
Game besutan Supermassive Games ini merupakan bagian dari The Dark Pictures Anthology. Ceritanya mengikuti kru kapal koloni Cassiopeia yang melakukan perjalanan jauh dari Bumi menuju wilayah Tau Ceti.
Masalah muncul ketika kapal tersebut mengalami kecelakaan di sebuah planet. Para kru kemudian menyadari bahwa mereka tidak sendirian.
Mereka diburu oleh organisme alien yang memiliki kemampuan untuk meniru bentuk mangsanya. Kondisi tersebut membuat para kru tidak hanya harus melawan ancaman dari luar, tetapi juga mempertanyakan siapa di antara mereka yang masih dapat dipercaya.
Seperti game The Dark Pictures lainnya, keputusan pemain menjadi bagian penting dalam cerita. Pilihan yang diambil dapat memengaruhi perjalanan karakter dan berbagai kemungkinan akhir cerita.
Directive 8020 dirilis pada 12 Mei 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam.
5. The Last Starship
Berbeda dengan beberapa game sebelumnya, The Last Starship lebih menonjolkan aspek simulasi dan strategi.
Game yang dikembangkan Introversion Software ini memberikan kebebasan kepada pemain untuk membangun dan mengelola kapal luar angkasa sendiri.
Pemain memulai dengan sebuah badan kapal yang kemudian harus dilengkapi dengan berbagai sistem penting. Mulai dari mesin, sistem pendukung kehidupan, persenjataan, hingga teknologi untuk melakukan perjalanan antariksa.
Setelah kapal siap digunakan, pemain dapat menjalankan berbagai misi di luar angkasa. Pengelolaan sumber daya dan kondisi kapal menjadi hal penting karena setiap keputusan dapat menentukan keberlangsungan perjalanan.
Setelah melalui masa Early Access selama beberapa tahun, The Last Starship memasuki versi 1.0 pada 3 Februari 2026. Pengembang juga memastikan game tersebut akan terus mendapatkan dukungan dan pembaruan sepanjang 2026.
Game ini tersedia untuk PC dan macOS.
6. Remnant Protocol
Remnant Protocol menawarkan perpaduan antara simulasi penerbangan luar angkasa dengan strategi.
Dalam game ini, pemain tidak hanya mengendalikan pesawat dan terlibat dalam pertempuran antariksa, tetapi juga harus mengatur strategi dalam skala yang lebih besar.
Cerita Remnant Protocol berlangsung di sebuah galaksi yang mengalami kekacauan setelah pemimpin sebuah kekaisaran terbunuh. Pemain kemudian mengambil peran sebagai pihak yang berusaha bertahan dan membangun kembali kekuatan di tengah konflik berbagai faksi.
Pemain dapat mengembangkan dan memproduksi kapal, meneliti teknologi baru, membangun aliansi, serta menentukan strategi untuk menghadapi lawan.
Dilansir dari Space.com, Remnant Protocol memadukan konsep antara kedalaman strategi seperti XCOM dengan pertempuran pesawat luar angkasa.
Pada 2026, Remnant Protocol tersedia dalam tahap Early Access. Steam juga mencatat adanya roadmap pengembangan yang terus diperbarui oleh pengembang.
7. Space Tales
Jika game strategi menjadi pilihan, Space Tales menawarkan pengalaman yang cukup berbeda.
Game ini merupakan real-time strategy (RTS) bertema fiksi ilmiah. Pemain berperan sebagai Xander Falcon, seorang komandan yang memimpin pasukan manusia menghadapi berbagai ancaman di dunia asing.
Gameplay-nya mengharuskan pemain membangun basis, mengelola sumber daya, mengamankan jalur energi, serta mengatur pasukan dalam pertempuran.
Tidak hanya menghadapi pasukan alien, pemain juga dapat berhadapan dengan monster berukuran besar. Menariknya, monster tersebut dapat dikalahkan, ditangkap, dan kemudian digunakan sebagai sekutu dalam pertempuran.
Space Tales pertama kali memasuki Early Access pada Maret 2026 dan kemudian mendapatkan rilis versi 1.0 pada 19 Agustus 2026 melalui Steam.
8. Galactum Meridian
Tidak semua game luar angkasa harus berisi pertempuran. Galactum Meridian justru menawarkan pengalaman yang lebih berfokus pada eksplorasi dan penelitian ilmiah.
Dalam game ini, pemain memimpin ISA Far Horizon, sebuah kapal yang menjalankan misi survei mendalam di luar Tata Surya.
Pemain akan menjelajahi sistem bintang, mengirim probe, mempelajari planet, serta mengumpulkan informasi yang dapat digunakan untuk menentukan keputusan berikutnya.
Game ini tidak kalah menarik karena Galactum Meridian menggunakan struktur astronomi nyata sebagai salah satu dasar dunianya. Game ini memanfaatkan data mengenai bintang dan eksoplanet untuk membangun fondasi eksplorasinya, kemudian menggabungkannya dengan elemen fiksi dan spekulatif.
Galactum Meridian tersedia di PC melalui Steam dan memasuki Early Access pada akhir Agustus 2026. Status terbaru di situs resminya masih mencantumkan game tersebut sebagai judul yang hadir di Steam.
Baca Juga: Asian Games: Desak Made Rita Kusuma Dewi Sumbang Emas Keempat untuk Indonesia
9. Halo: Campaign Evolved
Penggemar game FPS juga mendapatkan pilihan melalui Halo: Campaign Evolved.
Game ini merupakan remake modern dari Halo: Combat Evolved, game yang menjadi awal perjalanan Master Chief dalam seri Halo.
Halo: Campaign Evolved dibangun kembali dengan visual dan sistem permainan yang diperbarui. Namun, kampanye utama tetap mempertahankan cerita yang sudah dikenal pemain.
Selain 10 misi dari kampanye original, game ini juga menghadirkan Operation: METEORITE, sebuah cerita baru yang terdiri dari tiga misi. Cerita tersebut mengambil latar satu tahun sebelum peristiwa Halo: Combat Evolved dan mempertemukan Master Chief dengan Sgt. Johnson dalam sebuah operasi rahasia di kapal penelitian Covenant.
Halo: Campaign Evolved resmi dirilis pada 28 Juli 2026. Game ini tersedia untuk Xbox Series X|S, PC, Steam, dan PlayStation 5, serta tersedia melalui Game Pass pada platform yang didukung.
10. Beyond These Stars
Terakhir ada Beyond These Stars, game dengan konsep luar angkasa yang cukup unik.
Jika sebagian besar game antariksa menggambarkan kapal, stasiun luar angkasa, atau planet sebagai tempat utama, Beyond These Stars justru meminta pemain membangun kota di atas seekor paus luar angkasa.
Pemain mengendalikan kelompok manusia bernama Peeps yang hidup di atas makhluk raksasa bernama Kewa. Kewa melakukan perjalanan melintasi alam semesta sehingga pemain harus membangun dan mengembangkan permukiman sambil mengikuti perjalanan makhluk tersebut.
Selain membangun kota, pemain juga harus mengelola sumber daya dan kebutuhan masyarakat, membuat berbagai fasilitas, bertemu spesies alien, serta menjelajahi galaksi.
Konsep tersebut membuat Beyond These Stars memiliki perpaduan antara city builder, strategi, eksplorasi, dan fiksi ilmiah.
Berdasarkan pengumuman terbaru pengembang, Beyond These Stars dijadwalkan rilis pada 16 Oktober 2026 melalui Steam.
Beragamnya game bertema luar angkasa pada 2026 menunjukkan bahwa genre tersebut tidak hanya berkutat pada pertempuran antariksa.
Saros dan Pragmata menawarkan pengalaman action dengan cerita fiksi ilmiah, sedangkan Directive 8020 membawa tema horor dan survival ke dalam perjalanan antariksa.
Sementara itu, The Last Starship, Remnant Protocol, Space Tales, dan Galactum Meridian memberikan pengalaman yang lebih strategis melalui pembangunan kapal, pengelolaan sumber daya, hingga eksplorasi dan penelitian.
Bagi pemain yang menyukai FPS, Halo: Campaign Evolved dapat menjadi pilihan. Sementara itu, Beyond These Stars menawarkan konsep yang lebih unik dengan membangun peradaban di atas makhluk raksasa yang menjelajah alam semesta.
Dengan begitu, 2026 menjadi tahun yang cukup menarik bagi penggemar game luar angkasa. Pemain tidak hanya diajak untuk menjelajahi antariksa, tetapi juga dapat merasakan bagaimana menjadi astronaut, komandan, peneliti, hingga pemimpin sebuah peradaban di tengah luasnya alam semesta.
Taqiyuddin Abdurrahman Leboe (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 2Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Bersamaan dengan Putusan MK soal Gibran, Ada Apa?
- 9Febrie Adriansyah Didakwa Memeras Tan Kian Rp55 Miliar agar Tidak Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya
- 10Sidang Perdana Kasus Asabri-Jiwasraya, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ikuti Pembacaan Dakwaan





