Amalan Sunnah Hari Pertama Ramadhan yang Dianjurkan Ulama, Jangan Sampai Terlewat!

AKURAT.CO Inilah beberapa rekomendasi amalan sunnah hari pertama Ramadhan yang dianjurkan oleh Ulama untuk seluruh umat Islam.
Ramadhan merupakan bulan istimewa yang dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Selain menjalankan puasa wajib, terdapat berbagai amalan sunnah yang dianjurkan ulama, terutama pada hari pertama Ramadhan, sebagai pembuka ibadah selama sebulan penuh.
Amalan-amalan ini tidak hanya bernilai pahala besar, tetapi juga berfungsi menyiapkan hati, niat, dan kedisiplinan agar ibadah Ramadhan berjalan lebih optimal.
Lantas, apa saja amalan sunnah yang dianjurkan pada hari pertama Ramadhan? Berikut ulasannya.
Baca Juga: Ramadhan 2026 Berapa Hijriah? Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan 1447 H pada 17 Februari 2026
Amalan Sunnah Hari Pertama Ramadhan
1. Menata Niat dengan Sungguh-Sungguh
Hari pertama Ramadhan adalah titik awal ibadah puasa selama sebulan penuh. Karena itu, ulama menganjurkan agar seorang muslim benar-benar menghadirkan niat puasa dengan kesadaran dan keikhlasan.
Niat tidak sekadar formalitas, tetapi kesadaran batin bahwa puasa dilakukan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan usaha memperbaiki diri. Niat yang kuat di awal akan memengaruhi kualitas ibadah di hari-hari berikutnya.
2. Membersihkan Diri dengan Mandi Sunnah
Sebagian ulama menganjurkan mandi sunnah sebelum memulai puasa Ramadhan sebagai simbol penyucian lahir dan batin.
Mandi ini bukan kewajiban, tetapi menjadi tanda kesiapan dan penghormatan terhadap datangnya bulan yang dimuliakan Allah. Dengan tubuh yang bersih, diharapkan hati pun lebih siap untuk beribadah.
Baca Juga: Sambut Ramadhan 2026, Ini 10 Amalan di Bulan Suci Ramadhan
3. Melaksanakan Sahur sebagai Sumber Keberkahan
Sahur sangat dianjurkan meskipun hanya dengan sedikit makanan atau minuman. Ulama menekankan bahwa sahur bukan sekadar makan, tetapi sarana memperoleh keberkahan dan kekuatan untuk berpuasa.
Waktu sahur yang dilakukan mendekati Subuh juga melatih disiplin dan kesungguhan dalam menjalankan sunnah Rasulullah.
4. Memperbanyak Taubat dan Istighfar
Hari pertama Ramadhan menjadi momen penting untuk membuka lembaran baru. Ulama menganjurkan memperbanyak istighfar dan taubat, mengingat Ramadhan adalah bulan ampunan.
Dengan mengakui kesalahan masa lalu dan memohon ampun kepada Allah, hati menjadi lebih ringan dan siap menerima rahmat-Nya.
5. Memulai Ramadhan dengan Al-Quran
Ramadhan sangat erat kaitannya dengan Al-Quran karena di bulan inilah Al-Quran diturunkan. Oleh karena itu, ulama menyarankan agar hari pertama Ramadhan diisi dengan membaca Al-Quran, walaupun hanya beberapa ayat.
Yang terpenting adalah konsistensi dan usaha memahami maknanya, bukan semata-mata jumlah bacaan.
6. Menjaga Kualitas Shalat Wajib
Ulama mengingatkan agar semangat menjalankan ibadah sunnah di Ramadhan tidak membuat seseorang lalai terhadap kewajiban utama, yaitu shalat lima waktu.
Di hari pertama Ramadhan, shalat tepat waktu dan berjamaah dijadikan fondasi agar ibadah selama sebulan penuh tetap terjaga dengan baik.
7. Mengendalikan Lisan dan Perilaku
Sejak hari pertama, seorang muslim dianjurkan untuk menjaga ucapan dan sikap. Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari amarah, ghibah, dan perbuatan yang sia-sia.
8. Melaksanakan Shalat Tarawih Pertama
Shalat tarawih di malam pertama Ramadhan menjadi pembuka rangkaian ibadah malam di bulan suci.
Ulama menyebut tarawih sebagai sunnah yang sangat dianjurkan karena mengandung keutamaan besar, terutama bagi mereka yang melakukannya dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah.
9. Memanjatkan Doa agar Diberi Keteguhan
Di hari pertama Ramadhan, ulama menganjurkan untuk memperbanyak doa agar Allah memberikan kekuatan, kesehatan, dan keistiqamahan dalam menjalani puasa dan ibadah.
Doa ini mencerminkan kesadaran bahwa keberhasilan menjalani Ramadhan sepenuhnya bergantung pada pertolongan Allah.
10. Mengawali Ramadhan dengan Sedekah
Bersedekah di hari pertama Ramadhan dianalogikan seperti menanam benih kebaikan. Ulama mendorong umat Islam untuk memulai Ramadhan dengan berbagi, baik dalam bentuk makanan, bantuan kepada keluarga, maupun sedekah kecil lainnya.
Hari pertama Ramadhan memiliki peran penting sebagai fondasi ibadah selama sebulan penuh.
Dengan menjalankan amalan-amalan sunnah yang dianjurkan ulama, umat Islam dapat mempersiapkan diri secara lahir dan batin agar Ramadhan dijalani dengan lebih khusyuk, tertib, dan penuh keberkahan.
Awal yang baik diharapkan mampu mengantarkan pada akhir Ramadhan yang bernilai pahala dan ampunan dari Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








