Pasadena 1 at PIK2, Hunian Ramah Lansia Pertama yang Ubah Standar Rumah Keluarga Indonesia

AKURAT.CO Kebutuhan hunian di Indonesia kian bergeser seiring perubahan struktur keluarga dan meningkatnya usia harapan hidup.
Menjawab tantangan tersebut, Agung Sedayu Group menghadirkan Pasadena 1 at PIK2, hunian ramah lansia yang dirancang sejak awal dengan pendekatan lintas generasi.
Pasadena 1 tidak sekadar menawarkan tempat tinggal, tetapi konsep hidup yang mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan ketenangan bagi orang tua tanpa mengabaikan kebutuhan keluarga modern.
Hunian ini memungkinkan anak, orang tua, dan cucu tinggal bersama dalam satu rumah yang fungsional dan aman untuk semua usia.
Sejak tahap perencanaan, setiap unit dirancang untuk mendukung mobilitas lansia.
Tersedia pilihan tipe 5x12 meter, 6x12 meter, hingga 7x12 meter, dengan kamar tidur di lantai bawah serta kamar mandi yang dilengkapi hand railing.
Desain ini memudahkan penghuni lansia beraktivitas tanpa harus naik turun tangga.
Sementara itu, kebutuhan keluarga muda tetap terakomodasi melalui konsep rumah dua lantai dengan tiga hingga empat kamar tidur.
Satu kamar berada di lantai bawah untuk orang tua, sedangkan kamar utama dan kamar anak ditempatkan di lantai atas. Tata ruang ini menciptakan keseimbangan antara privasi dan kebersamaan antar generasi.
Setiap unit juga dilengkapi taman mungil yang menghadirkan suasana hijau dan menenangkan. Selain mempercantik hunian, elemen ini memberi manfaat psikologis, khususnya bagi lansia yang membutuhkan lingkungan asri dan nyaman.
Komitmen terhadap kenyamanan lansia juga tercermin dari desain lingkungan kluster. Jalan utama dibuat lebar, ramah akses darurat, serta nyaman untuk berjalan kaki.
Dari pintu rumah, penghuni dapat menjangkau hingga 25 fasilitas utama dengan berjalan kaki, serta lebih dari 100 fasilitas lain di kawasan PIK2.
Di dalam kawasan Pasadena sendiri tersedia town center, clubhouse, supermarket, restoran, Pasadena Hub, universitas, sekolah, Rumah Sakit Primaya, hingga sport center.
Ke depan, kawasan ini akan dilengkapi Pasar Indonesia, terminal seluas 25 hektare, serta shopping street dalam kluster untuk menunjang kebutuhan harian penghuni.
Fasilitas lain di sekitar kawasan meliputi Tzu Chi School, kawasan Si Mian Fo di Little Siam, Millennial Park, hotel, Gereja Basilica PIK2, Masjid As’Adiyah PIK2, Pantai Miami, hingga Gereja Padre Pio.
Seluruhnya terintegrasi sehingga penghuni dapat menikmati gaya hidup praktis tanpa harus keluar kawasan.
Dari sisi aksesibilitas, Pasadena 1 at PIK2 terhubung langsung dengan jalan utama PIK2 dan Gate 2 Tol PIK2 yang dapat dicapai sekitar tiga menit dari kluster.
Lokasi ini memudahkan mobilitas menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pusat Jakarta, maupun jaringan tol antarwilayah.
Alternatif jalur non-tol ke bandara pun tersedia dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.
Sebagai hunian sekaligus instrumen investasi, Pasadena 1 ditawarkan dengan skema pembayaran fleksibel.
Rumah dua lantai dengan tiga kamar tidur dipasarkan mulai Rp2,2 miliar, dengan cicilan sekitar Rp18 juta per bulan.
Tersedia pula promo hadiah satu unit BYD Atto 1 untuk setiap pembelian tiga unit rumah, sesuai syarat dan ketentuan.
Dengan konsep ramah lansia, fasilitas lengkap, serta konektivitas yang kuat, Pasadena 1 at PIK2 diposisikan sebagai hunian yang siap dihuni saat ini sekaligus investasi kenyamanan keluarga untuk masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 7Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver








