Apa Perbedaan Hukum Adat dan Negara? Ini Pengertian Serta Contohnya yang Perlu Diketahui!

AKURAT.CO Inilah penjelasan lengkap yang perlu diketahui oleh masyarakat mengenai perbedaan hukum adat dan negara yang memiliki pemahaman berbeda.
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat sebenarnya hidup di bawah dua jenis aturan sekaligus, yaitu hukum adat dan hukum negara.
Keduanya memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban, namun berasal dari sumber yang berbeda dan diterapkan dengan cara yang tidak sama.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan hukum adat dan hukum negara? Memahami hal ini akan membantu kita lebih sadar terhadap aturan yang berlaku, baik dalam lingkup budaya maupun sebagai warga negara.
Baca Juga: Apa Itu Hukum Adat di Indonesia? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Apa Itu Hukum Adat dan Hukum Negara?
Hukum adat adalah aturan yang lahir dari kebiasaan dan tradisi masyarakat setempat. Aturan ini terbentuk secara alami seiring waktu dan diwariskan antar generasi.
Meski sering tidak tertulis, hukum adat tetap dipatuhi karena dianggap sebagai pedoman moral dan sosial.
Biasanya, hukum adat mencerminkan nilai budaya, kepercayaan, serta kearifan lokal suatu daerah. Karena itu, setiap wilayah bisa memiliki hukum adat yang berbeda, menyesuaikan dengan tradisi masyarakatnya.
Sebaliknya, hukum negara merupakan aturan resmi yang dibuat oleh lembaga pemerintahan, seperti DPR dan pemerintah.
Semua ketentuannya tertulis jelas dalam undang-undang sehingga memiliki kekuatan hukum yang mengikat seluruh warga negara.
Hukum negara dirancang untuk menciptakan ketertiban, keadilan, serta kepastian hukum dalam skala yang lebih luas.
Apa Perbedaan Hukum Adat dan Hukum Negara?
Perbedaan hukum adat dan hukum negara dapat dilihat dari asal aturan, bentuknya, hingga cara penerapannya dalam masyarakat. Keduanya sama-sama berfungsi mengatur kehidupan, tetapi memiliki karakter yang berbeda.
Perbedaan juga terlihat pada sanksinya. Pelanggaran hukum adat umumnya diselesaikan melalui musyawarah dengan sanksi sosial, seperti teguran atau denda adat.
Sementara itu, pelanggaran hukum negara dapat berujung pada hukuman tegas, seperti denda hingga penjara.
Singkatnya, hukum adat berakar pada budaya dan kearifan lokal, sedangkan hukum negara bersumber dari sistem pemerintahan yang resmi.
Meski berbeda, keduanya saling melengkapi dalam mengatur kehidupan masyarakat agar tetap tertib dan harmonis.
Contoh Hukum Adat dan Hukum Negara
1. Hukum Adat
Misalnya, dalam beberapa daerah terdapat aturan adat terkait pembagian warisan, pernikahan, atau penyelesaian konflik. Jika dilanggar, sanksinya biasanya berupa denda adat atau teguran sosial.
Singkatnya, hukum adat adalah aturan hidup yang tumbuh dari budaya masyarakat dan berperan penting dalam mengatur hubungan sosial agar tetap rukun dan tertib.
2. Hukum Negara
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





