Ngabuburit Anti-Mainstream di Batavia PIK Phase 2: Naik Robot Futuristik hingga Rolling Car 360 Derajat

AKURAT.CO Menunggu waktu berbuka puasa kini tak lagi sekadar duduk santai atau berburu takjil.
Di kawasan Batavia PIK Phase 2, ngabuburit berubah jadi pengalaman penuh adrenalin lewat wahana Express Rental yang menghadirkan sensasi robot futuristik, Rolling Car 360 derajat, hingga boat ride menyusuri perairan Batavia.
Sore itu, area promenade Batavia PIK dipenuhi keluarga yang ingin mengisi waktu jelang magrib dengan cara berbeda.
Lampu LED berwarna-warni dari robot raksasa tampak mencolok di tengah keramaian, sementara tawa pengunjung terdengar saat Rolling Car berputar hingga terbalik.
Robot Futuristik, Sensasi Naik “Mecha” di Ruang Publik
Wahana paling mencuri perhatian adalah robot berbentuk karakter futuristik berwarna kuning-merah dengan lampu LED menyala di sekujur bodinya.
Robot ini dapat berjalan mengelilingi area sambil dinaiki anak maupun orang dewasa.
Artis Fuji Utami Putri yang mencoba wahana tersebut mengaku pengalaman itu berbeda dari wahana pada umumnya.
“Seru banget, ini tuh kayak lagi naik robot di film-film sci-fi,” ujar Fuji sambil tertawa.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Cinta Sore Ini: Taurus hingga Pisces, Siapa yang Paling Beruntung dalam Asmara?
Hal senada disampaikan Erika Carlina yang juga ikut menjajal robot tersebut.
“Aku kira cuma buat anak-anak, ternyata orang dewasa juga bisa. Lampunya keren, terus gerakannya halus, jadi tetap aman tapi tetap berasa sensasinya,” katanya.
Bagi orang tua, wahana ini jadi magnet tersendiri. Dimas (38), warga Kapuk yang mengajak putranya ngabuburit di Batavia PIK, mengaku anaknya langsung terpikat begitu melihat robot berjalan.
“Anak saya langsung bilang mau naik itu. Menurut saya ini bagus, karena hiburannya interaktif dan beda dari yang lain. Sambil nunggu buka, anak happy, orang tua juga senang,” ujarnya.
Rolling Car 360 Derajat: Pusing tapi Nagih
Tak kalah ramai, Rolling Car menjadi wahana yang memacu adrenalin. Mobil ini dapat berputar hingga 360 derajat, bahkan membuat penumpangnya terbalik.
Rina (32) dan suaminya, Arief (35), mencoba Rolling Car saat ngabuburit bersama keluarga.
“Awalnya deg-degan banget. Pas kebalik itu rasanya pusing, tapi justru itu yang bikin seru,” kata Rina sambil tertawa.
Arief menambahkan sensasi ekstrem justru jadi daya tarik utama.
“Ini bukan cuma main, tapi benar-benar memacu adrenalin. Habis turun rasanya masih berputar, tapi malah pengin coba lagi,” ujarnya.
Bagi keluarga dengan balita, tersedia Happy Car dengan tarif lebih ramah dan durasi 10 menit. Kendaraan mini ini dirancang aman dan mudah dikendalikan.
Salsa (29), ibu satu anak, memilih Happy Car untuk putrinya yang berusia tiga tahun.
“Anak saya belum berani yang ekstrem, jadi ini pas. Dia bisa nyetir sendiri, tapi tetap dalam pengawasan,” katanya.
Tak hanya wahana darat, Express Rental juga menyediakan Batavia Boat yang dapat disewa untuk lima orang.
Perahu ini mengajak pengunjung berkeliling perairan Batavia PIK dengan suasana senja yang tenang.
Fajar (41), yang datang bersama keluarganya, memilih boat ride untuk menikmati sore.
“Kalau yang lain main robot dan mobil, kami pilih santai naik boat. Anginnya enak, pemandangannya juga bagus. Ngabuburit jadi lebih berkesan,” ujarnya.
Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 Ditutup Besok, Ini Syarat, Cara Daftar, dan Jadwal Lengkapnya
Destinasi Ngabuburit Lengkap dalam Satu Area
Dengan tarif mulai dari Rp50 ribu untuk Happy Car hingga Rp200 ribu untuk Batavia Boat (5 orang), Express Rental di Batavia PIK Phase 2 menghadirkan alternatif ngabuburit yang tidak biasa.
Di tengah tren mencari spot ngabuburit yang unik dan instagramable, wahana robot futuristik dan Rolling Car 360 derajat ini menjadi daya tarik baru yang memadukan teknologi, hiburan, dan suasana ruang terbuka.
Bagi yang ingin menunggu waktu berbuka dengan cara berbeda, sedikit menantang, sedikit pusing, tapi penuh tawa, Batavia PIK Phase 2 bisa jadi jawabannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








