Akurat

Cara Mencuci Baju Rajut Supaya Tidak Melar dan Tetap Awet

Eko Krisyanto | 2 Desember 2025, 22:34 WIB
Cara Mencuci Baju Rajut Supaya Tidak Melar dan Tetap Awet

AKURAT.CO Baju rajut menjadi salah satu jenis pakaian yang digemari karena tampilannya yang hangat, lembut, dan cocok digunakan dalam berbagai suasana.

Teksturnya yang khas dan lentur membuat pakaian rajut nyaman dipakai serta memberikan kesan kasual namun tetap elegan.

Namun, di balik keindahannya, pakaian berbahan rajut memerlukan perawatan khusus agar tidak cepat melar, berbulu, atau berubah bentuk setelah dicuci.

Jika salah langkah dalam mencuci atau menjemurnya, struktur benang yang saling terjalin pada rajutan bisa rusak dan membuat pakaian kehilangan bentuk aslinya.

Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mencuci baju rajut dengan benar agar tetap awet dan tampil seperti baru meski sudah sering dipakai.

Mulai dari pemilihan detergen, cara mencuci, hingga teknik menjemur, setiap langkah perlu dilakukan dengan hati-hati.

Berikut ini panduan lengkap mencuci baju rajut supaya tidak melar dan bisa bertahan lama.

1. Perhatikan Label Perawatan pada Pakaian

Sebelum mencuci, pastikan kamu membaca label perawatan yang terdapat pada pakaian rajut.

Setiap bahan memiliki cara perawatan yang berbeda. Misalnya, bahan wol memerlukan perlakuan ekstra lembut dibandingkan bahan sintetis.

Dengan memperhatikan petunjuk tersebut, kamu bisa menghindari kesalahan yang menyebabkan pakaian cepat rusak atau melar.

2. Gunakan Air Dingin Saat Mencuci

Air dingin sangat dianjurkan untuk mencuci baju rajut karena mampu menjaga serat agar tetap kencang dan tidak mudah melar.

Air panas justru membuat benang mengembang dan kehilangan bentuk aslinya.

Selain itu, mencuci dengan air dingin juga membantu mempertahankan warna agar tidak cepat pudar, terutama pada rajutan berwarna cerah atau gelap.

3. Gunakan Detergen Cair yang Lembut

Pilihlah detergen cair dengan formula lembut yang tidak mengandung pemutih atau bahan kimia keras.

Detergen bubuk kadang meninggalkan residu yang menempel pada serat rajutan, membuatnya kaku dan kehilangan elastisitas.

Detergen khusus pakaian lembut bisa menjadi pilihan terbaik karena aman untuk serat halus.

4. Cuci Menggunakan Tangan

Hindari mencuci pakaian rajut menggunakan mesin cuci karena putarannya dapat menarik benang dan membuat pakaian melar.

Sebaiknya, rendam baju rajut dalam air dingin selama 5-10 menit lalu cuci dengan tangan secara lembut tanpa menggosok atau memeras terlalu keras.

Cara ini membantu menjaga bentuk asli pakaian sekaligus melindungi struktur rajutannya agar tetap rapi dan awet.

5. Hindari Merendam Terlalu Lama

Merendam baju rajut terlalu lama dapat membuat seratnya melemah dan longgar. Waktu perendaman ideal hanya sekitar 10 menit.

Jika terdapat noda, bersihkan secara perlahan dengan mengusap lembut bagian yang kotor menggunakan tangan, bukan sikat atau alat kasar.

6. Bilas dan Keringkan Tanpa Diperas

Setelah dicuci, bilas pakaian rajut menggunakan air bersih hingga busanya hilang.

Jangan sekali-kali memeras pakaian karena bisa membuat benang tertarik dan bentuk pakaian berubah.

Cukup tekan perlahan untuk mengeluarkan sisa air, kemudian letakkan di atas handuk kering dan gulung perlahan untuk menyerap air berlebih.

7. Jemur di Permukaan Datar

Menjemur pakaian rajut sebaiknya dilakukan di tempat teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Hindari menggantungnya karena berat air bisa menarik bagian bawah pakaian sehingga melar.

Letakkan pakaian di atas permukaan datar seperti meja atau rak dengan alas handuk bersih agar bentuknya tetap terjaga.

8. Setrika dan Simpan yang Benar

Sebagian besar baju rajut tidak perlu disetrika. Namun, jika ingin merapikannya, gunakan setrika uap atau suhu rendah.

Hindari menyetrika langsung pada permukaan rajutan. Saat menyimpan, jangan menggantung baju rajut karena bisa menyebabkan bagian bahu tertarik. Lebih baik lipat rapi dan simpan di lemari dalam posisi datar.

9. Kurangi Frekuensi Mencuci

Rajutan tidak perlu dicuci setiap kali digunakan, kecuali benar-benar kotor. Terlalu sering dicuci justru membuat serat cepat kendur dan benang mudah rusak.

Jika hanya sedikit berbau, cukup angin-anginkan pakaian di tempat teduh selama beberapa jam sebelum disimpan kembali.

Merawat baju rajut memang memerlukan perhatian lebih dibandingkan bahan lainnya.

Namun, dengan mencuci secara lembut, menjemur di tempat datar, dan menyimpannya dengan cara yang benar, pakaian rajut bisa tetap terlihat baru dan nyaman dipakai untuk waktu yang lama.

Langkah-langkah sederhana ini tidak hanya menjaga bentuk rajutan agar tidak melar tetapi juga mempertahankan warna dan tekstur alaminya sehingga tetap menawan di setiap kesempatan.

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK