AKURAT.CO Kebiasaan menunda pekerjaan atau prokrastinasi menjadi hal yang sering dialami banyak orang, baik di dunia kerja maupun akademik.
Meskipun tampak sepele, kebiasaan ini bisa berdampak pada produktivitas dan kualitas hasil kerja.
Untuk mengatasinya, penting memahami terlebih dahulu apa yang menyebabkan seseorang cenderung menunda tugas yang seharusnya bisa diselesaikan lebih awal.
Baca Juga: Yuk Coba Teknik Zeigarnik Effect Agar Tak Menunda Pekerjaan
Kurangnya Motivasi dan Rasa Tanggung Jawab
Salah satu penyebab utama orang suka menunda pekerjaan adalah rendahnya motivasi terhadap tugas yang dijalankan.
Ketika seseorang tidak melihat makna atau manfaat dari pekerjaan tersebut, otak cenderung mencari kegiatan lain yang lebih menyenangkan sebagai bentuk pelarian.
Selain itu, kurangnya rasa tanggung jawab juga bisa memperkuat kebiasaan menunda.
Orang yang terbiasa bekerja tanpa tenggat waktu yang jelas atau pengawasan ketat lebih mudah kehilangan fokus dan akhirnya menunda penyelesaian tugas.
Baca Juga: 7 Ciri Orang Cerdas, Menunda Pekerjaan Termasuk
Rasa Takut Gagal dan Perfeksionisme
Rasa takut gagal dan keinginan untuk membuat hasil yang sempurna juga menjadi alasan umum seseorang menunda pekerjaan.
Kondisi ini dikenal dengan istilah perfectionist procrastination, di mana individu enggan memulai karena merasa hasil akhirnya tidak akan cukup baik.
Kekhawatiran berlebihan terhadap penilaian orang lain membuat seseorang memilih menunda demi menghindari rasa stres atau kecewa. Padahal, semakin lama menunda, beban mental akan semakin besar dan risiko tidak menyelesaikan pekerjaan tepat waktu juga meningkat.
Gangguan Fokus dan Kebiasaan Digital
Di era digital, distraksi dari ponsel dan media sosial menjadi salah satu faktor yang paling sering menyebabkan seseorang sulit fokus.
Notifikasi pesan, video pendek, atau sekadar keinginan untuk “scroll sebentar” bisa menghabiskan waktu produktif tanpa disadari.
Untuk mengatasinya, perlu disiplin dalam mengatur waktu dan membatasi penggunaan gawai saat bekerja.
Membuat daftar prioritas harian dan menetapkan jeda istirahat singkat dapat membantu meningkatkan fokus sekaligus mengurangi kecenderungan menunda pekerjaan.
Nora Niswatun Choirina (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan






