Akurat

China Media Group Gelar Flash Mob 'Sayap Perdamaian' di Indonesia

Petrus C. Vianney | 5 Agustus 2025, 14:00 WIB
China Media Group Gelar Flash Mob 'Sayap Perdamaian' di Indonesia

AKURAT.CO China Media Group (CMG) bersama Bharata Online Indonesia mengadakan kegiatan global 'Sayap Perdamaian' di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Acara ini digelar memperingati 80 tahun Kemenangan Perang Anti-Fasis Dunia dan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok.

Mengangkat tema 'Menyerukan Perdamaian, Berdoa untuk Perdamaian', acara ini menggunakan format flash mob yang digemari Generasi Z. Tujuannya untuk mengajak generasi muda Indonesia dan Tiongkok menjaga semangat perdamaian.

Lagu 'Ru Yuan' (Seperti yang Didambakan) dipilih sebagai latar flash mob karena viral di TikTok Indonesia. Lagu ini terkenal berkat melodi menyentuh dan lirik tentang kepahlawanan serta rasa syukur akan hidup damai.

"Lagu ini menyentuh karena tidak hanya bicara soal sejarah, tapi juga harapan dan rasa syukur atas kehidupan damai yang kita nikmati hari ini," ujar Andy Qiu kepada wartawan, Minggu (3/8/2025).

Andy Qiu sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu menuliskan lirik versi bahasa Indonesia khusus untuk acara ini. Ia turut menggandeng penyanyi dangdut Neng Pink Pink sebagai simbol persahabatan kedua negara.

Agar lebih sesuai dengan konsep flash mob, lagu 'Ru Yuan' diaransemen ulang menjadi pop rock yang enerjik. Aransemen baru ini diharapkan dapat menyampaikan pesan perdamaian dengan cara yang lebih menggugah.

Kegiatan 'Sayap Perdamaian' berlangsung meriah di area Car Free Day Jakarta Pusat. Ratusan peserta dari kalangan penyanyi, influencer, mahasiswa Confucius Institute, hingga komunitas seni tari turut ambil bagian.

Car Free Day Jakarta yang rutin dihadiri puluhan ribu warga memberikan panggung ideal bagi penyebaran pesan damai. Penonton yang hadir pun antusias mengikuti alunan musik dan gerakan flash mob.

Setelah acara berakhir, video klip resmi 'Ru Yuan' direncanakan tayang di berbagai media Indonesia dan Tiongkok. Penayangan ini menjadi strategi berkelanjutan untuk menyebarkan pesan anti-perang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.