Hewan Dengan Umur Terpendek, Ada Yang Hanya Hidup Semalam

AKURAT.CO Umumnya mahluk hidup menginginkan umur yang panjang untuk menikmati lebih banyak waktu.
Namun, semuanya tergantung pada takdir yang akan menentukan kehidupan panjang atau singkat.
Sama halnya beberapa hewan ini, mereka ditakdirkan memiliki hidup dan umur yang singkat.
Baca Juga: Mengenal Hewan Langka Dan Cara Pelestariannya
Hewan dengan Umur Terpendek
1. Ikan Guppy atau Cere (2 tahun)
Ikan guppy atau ikan cere merupakan salah satu hewan dengan durasi hidup singkat, mereka hanya memiliki umur setidaknya 2 tahun untuk menjalani hidup. Ikan guppy merupakan ikan yang berasal dari Amerika. Di alam liar, ikan ini akan memiliki umur lebih panjang jika hidup di air tawar dari pada air asin.
2. Tikus (1 tahun)
Hewan kecil mungil yang umumnya hidup di gorong-gorong ini memiliki masa umur rata-rata hanya 1 tahun. Tidak hanya itu, banyak faktor juga yang dapat menyebabkan tikus mengalami kematian sebelum waktunya seperti penyakit dan predator.
Durasi hidup rata-rata yang singkat tidak menjadi sebuah hambatan tikus untuk berkembang. Pasalnya ukuran besar dan kecil tikus tidak berdasarkan dengan umur. Ukuran besar kecilnya tikus berdasarkan seberapa banyak makanan yang mereka konsumsi.
3. Bunglon Labord (1 tahun)
Sama seperti tikus, bunglon labord juga memiliki kurun waktu hidup yang singkat yaittu hanya 1 tahun. Awal mula siklus kehidupan mereka adalah pada kelahirannya di bulan November. Lalu bunglon muda akan mencapai kematangan seksual untuk mencari pasangan pada Januari hingga Februari. Setelah itu mereka akan berkembang biak di bulan November dan mati pada akhir tahun.
4. Lebah Pekerja (8 bulan)
Lebah pekerja memiliki waktu hanya 8 bulan saja untuk menikmati hidup. Umur lebah pekerja bervariasi menyesuaikan dengan musim dan tidak akan lebih dari 1 tahun. Dengan umur yang singkat, lebah pekerja tidak menikmati waktunya untuk bersaintai. Sama seperti namanya, se masa hidup lebah pekerja akan terus menerus bekerja seperti memberi makan larva lebah, memproses nectar, dan membuat madu.
5. Lalat (1 bulan)
Lalat juga masuk ke dalam list hewan dengan umur paling singkat. Pasalnya, lalat hanya memiliki durasi hidup 1 bulan saja. Penyebab lalat tidak punah sampai saat ini adalah kecepatan mereka dalam berkembang biak. Dalam sekali berkembang biak, mereka akan menghasilkan kurang lebih 1000 telur.
6. Semut Pejantan (2 minggu)
Semut memiliki koloni dengan beragam kelompok di dalamnya yang dibagi berdasarkan tugas, sebut saja divisi. Sesuai dengan namanya, semut pejatan bertugas sebagai seekor pejantan yang akan membuahi sang ratu di koloninya. Selain itu mereka hanya makan saja dan pada akhirnya mati tidak lama setelah membuahi sang ratu.
7. Nyamuk Jantan (10 hari)
Nyamuk, hewan yang paling mengganggu terutama ketika tidur di malam hari ini ternyata hanya memiliki jangka waktu hidup yang singkat. Untuk nyamuk jantan hanya memiliki waktu hidup 10 hari, dan untuk betina memiliki jangka waktu hidup yang lebih panjang.
Fakta menarik dari nyamuk adalah hanya nyamuk betina yang menghisap darah, sedangkan nyamuk jantan umumnya menghisap madu seperti lebah.
8. Gastroricha (3 hari)
Gastroricha merupakan hewan kecil yang berbentuk seperti cacing dan hanya bisa dilihat melalui mikroskop. Hewan ini hidup di air tawan dan asin dengan berenang mengikuti arus. Hewan kecil ini umumnya hanya memiliki waktu 3 hari untuk hidup.
9. Mayfly atau Lalat Capung (24 jam)
Mayfly atau lalat capung merupakan hewan dengan umur terpendek yaitu hanya 24 jam. Sama seperti capung, lalat capung hanya menghabiskan waktu hidupnya sebagai nimfa atau larva yang baru menetas. Selain itu lalat capung hanya bereproduksi saja.
10. Laron (1 malam)
Umumnya laron akan muncul pada awal pergantian musim kemarau ke penghujan. Mereka akan muncul di dekat cahaya lampu untuk mencari pasangan agar bisa berkembang biak. Uniknya durasi waktu hidup laron ditentukan oleh seberapa mahir mereka menemukan pasangan untuk berkembang biak. Pasalnya, laron akan segera mati ketika matahari terbit jika mereka tidak dapat menemukan pasangan. Jika mereka menemukan pasangan, umur mereka akan lebih panjang untuk berkembang biak. (Sastra Yudha Muhidin)
Baca Juga: Hewan Juga Bisa Mengalami Gangguan Mental, Apa Itu Zoochosis?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








