Depok Street Fashion Dari Gabungan Seniman Indonesia Dorong Anak Muda Berani Berbakat

AKURAT.CO Fenomena aksi peragaan busana di jalan atau street fashion dibawa oleh Gabungan Seniman Indonesia (GSI) hingga ke Depok, Jawa Barat.
Sabtu (2/9/2023), GSI menggelar acara bertajuk Depok Street Fashion di Lapangan Bola Hanafi di Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok. GSI juga mengajak para anak muda dan model alumni Citayam Fashion Week (CFW) dalam kegiatan tersebut.
Koordinator GSI untuk Gen Z dan Milenial, Kiki Astrid mengatakan bahwa Depok Street Fashion mengambil tema 90s atau nineties. Dengan tema tersebut, dia bermaksud mengenalkan bagaimana busana model ala tahun 90-an ke masyarakat.
"Kegiatan hari ini seperti kami merewind kembali masa-masa remaja tahun 90-an, biar anak-anak Gen Z yang lahir tahun dua ribuan mengenal bagaimana sih kehidupan remaja tahun 90an," ujarnya.
Selain aksi catwalk dari para model dan influencer, sejumlah kegiatan menarik juga terselenggara dalam kegiatan tersebut. Mulai dari lomba karaoke dan menari, battle rap, hingga pembuatan grafiti bergambar wajah Ganjar.
Astrid menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memotivasi anak muda untuk berani menunjukkan bakat yang mereka punya.
"Berani berbakat ini adalah ingin menggali potensi anak-anak Gen Z dan Milenial untuk menunjukkan bakat kalian. Baik di bidang fashion, nyanyi, dance, dan juga berbagai hal potensial yang dimiliki Gen Z dan milenial," jelas Astrid.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan baik dari warga Depok. Ribuan massa tampak memadati area sekitar panggung Depok Street Fashion.
"Kami mendapatkan suport luar biasa dari warga Depok. Ada lomba karaoke mereka ikut semua berduyun-duyun. Bahkan ada alumni SMP, SMA, dan SD di depok, mereka remaja 90-an ikut lomba karaoke," kata Astrid.
Untuk kegiatan GSI berikutnya, Astrid menyebut akan menggelar kegiatan lainnya yang bisa mengasah bakat dan kreativitas anak muda. Salah satunya dengan kegiatan bertema sport dan games yang disukai anak muda.
Antusiasme Alumni CFW
Hal senada juga disampaikan Ale, salah satu remaja pencetus diadakannya CFW dulu. Pria yang biasa tampil nyentrik dengan busana bak model profesional tersebut, mengaku antusias mengikuti kegiatan dengan tema 90s tersebut.
"Hari ini bener-bener full senyum, dan antusias warga Depok sangat bagus. Mereka bisa mengapresiasi anak-anak muda seperti kita yang ingin menyalurkan bakat-bakatnya melalui fashion atau musik, grafiti art, menurut saya bagus antusias hari ini," katanya.
Ale juga menceritakan, dirinya ikut bersemangat untuk aksi catwalknya karena telah mempersiapkan busana 90s yang telah disiapkannya.
"Untuk persiapan aku kali ini, aku pakai baju-baju dari bapak sama ibu. Karena kebetulan ibu sama bapak kan bisa dibilang fashionable pada zamannya," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



