AKURAT.CO, Pencarian arti kata kalcer mulai meningkat di Google sebagai bahasa gaul baru yang viral di TikTok, namun jarang ada yang paham. Media sosial menjadi penyebab utama, terciptanya banyak bahasa gaul terkenal karena digunakan publik.
Kali ini, arti kata kalcer yang viral tersebut belum ada penjelasan sumber yang pasti dari makna sebenarnya. Namun, akhir-akhir ini ternyata banyak orang yang menggunakan kata kalcer tersebut sebagai bahasa gaul.
Berbeda dengan skena, bahasa gaul yang sering digunakan oleh para pegiat musik. Skena diartikan sebagai suatu perkumpulan kolektif yang bisa menciptakan suasana untuk bercengkrama sampai berkelana bersama saat berkumpul.
Umumnya, seseorang akan mendapat julukan skena di publik karena dianggap memiliki pengetahuan lebih. Misalnya pengetahuan di bidang tertentu sesuai pada minat komunitas yang menjadi tempatnya berkumpul.
Berbeda dengan kalcer yang merujuk pada suatu hal yang sedang populer dan berpotensi menjadi kebiasaan. Biasanya dilihat dari gaya dan keunikan yang dimiliki suatu kelompok.
Mengutip berbagai sumber, Rabu (5/7/2023), berikut ini penjelasan tentang arti kata kalcer yang dianggap sebagai bahasa gaul baru dan viral di TikTok.
Arti kata kalcer
Sebenarnya, kalcer merupakan istilah gaul yang berawal dari serapan bahasa Inggris. Kata tersebut adalah "culture" yang dalam bahasa Indonesia berarti kebudayaan.
Seiring perkembangan zaman, ternyata arti kata kalcer berubah dan digunakan sebagai kata gaul bagi anak muda. Biasanya, kalcer digunakan untuk merujuk pada sesuatu yang sedang tren atau populer.
Seperti kebiasaan yang dilakukan suatu kelompok atau menjadi tradisi yang dilakukan oleh beberapa orang hingga turun menurun dan menjadi populer. Saat itulah, kalcer diungkapkan di media sosial yang merujuk pada kebiasaan seseorang atau kelompok tersebut.
Selain itu, kata kalcer juga pernah dipopulerkan oleh kalangan pengguna sepeda dengan arti lainnya. Jadi bukan hanya anak muda gaul, namun para pengguna sepeda juga sering menggunakan kata kalcer dalam kesehariannya.
Arti kata kalcer di kalangan pengguna sepeda
Tahun 2020 lalu, tepatnya saat pandemi melanda dunia, sepeda menjadi salah satu alat transportasi populer pada masanya. Tentu saja, tujuan menggunakan sepeda adalah meningkatkan imunitas tubuh dan kesehatan.
Seiring berjalan waktu, seseorang yang ingin sehat dengan bersepeda justru menjadi bagian dari hobi barunya. Dengan adanya beberapa orang yang melakukan hal sama, kata kalcer mulai tumbuh merujuk pada tren sepeda kalcer.
Arti kata kalcer di kalangan pengguna sepeda yaitu fungsi, estetika, keunikan dari karakter pengguna sepeda yang sangat mencuri perhatian. Ada juga beberapa orang yang mengatakan kata kalcer sebagai ungkapan kagum sama sepeda dan gaya yang dimilikinya.
Hingga saat ini, kata kalcer sering digunakan kalangan umum terhadap sesuatu yang populer.
Itulah penjelasan singkat mengenai arti kata kalcer di kalangan anak mudah zaman sekarang yang membingungkan hingga menjadi viral di TikTok.
Intinya, kalcer ditujukan pada kelompok yang memiliki gaya, selera diri sendiri hingga menjadi populer dan diikuti banyak orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia




