Akurat Logo

Fakta Unik Babi: Ternyata Tidak Bisa Nengok Ke Atas

| 20 Februari 2023, 10:30 WIB
Fakta Unik Babi: Ternyata Tidak Bisa Nengok Ke Atas

AKURAT.CO - Babi adalah salah satu hewan mamalia yang memiliki karakter unik. Babi menjadi hewan yang paling banyak mendapat stereotip. Dianggap hewan yang paling jorok, sering banjir keringat, hingga mandi di kubangan kotorannya sendiri. Padahal, faktanya tak begitu.

Di saat-saat tertentu, babi juga kesulitan untuk melihat ke atas dan menoleh ke belakang. Salah satunya adalah babi hutan. Babi hutan termasuk hewan yang produktif dalam berkembangbiak.

Babi hutan memiliki rahang yang sangat kuat untuk memecahkan kacang berkulit keras seperti kacang hickory dan pecah. Saat mereka memangsa atau mengais bangkai hewan, babi dapat dengan mudah mematahkan tulang dan sering memakan seluruh bangkai.

Fakta Unik Babi

Dirangkum dari berbagai sumber pada Senin (20/2/2023) berikut beberapa fakta unik babi.

1. Tidak bisa melihat ke atas

Siapa sangka ternyata babi tidak melihat ke atas atau menoleh ke belakang, lho. Hal tersebut disebabkan oleh anatomi tubuh babi. Tubuh babi tersusun dari tulang belakang yang melengkung ke bawah dan langsung tersambung dengan bagian leher.

Susunan tulang dan otot yang menghubungkan tulang belakang dengan leher tersebut membatasi pergerakan kepala babi dan membuat babi sulit untuk melihat ke atas. Bahkan, untuk melihat puncak pohon, babi harus mundur terlebih dahulu untuk dapat mengangkat kepalanya.

Babi dikenal dengan hewan yang memiliki banyak lemak dan daging. Baik di perut maupun di sekitar leher. Lemak yang menumpuk di leher tersebut juga menjadi salah satu penyebab babi kesulitan menggerakkan leher ke atas.

Hal tersebut membuat babi harus memutar badannya terlebih dahulu agar bisa melihat ke belakang.

2. Tidak berkeringat

Babi tidak bisa berkeringat. Sebagai gantinya, mereka berkubang dalam lumpur untuk mendinginkan diri.

Kulit mereka cenderung kering dan gatal, sehingga mereka tidak bisa membalikkan badan dan menggaruk tubuhnya jika merasa gatal.

Karena hal ini membuat babi kemudian berkubang dalam lumpur yan sering juga bercampur dengan kotoran. Karena kotoran membuat suhu mereka dingin.

Oleh karena itu, banyak yang beranggapan bahwa penampilan babi yang kotor setelah berkubang adalah reputasi negatif yang tersemat babi.

3. Hewan paling bersih

Babi memiliki reputasi kotor dan jorok, berbagai teori yang beranggapan bahwa babi merupakan hewan yang kotor dan jorok, alasan yang paling memungkinkan tentang klaim tersebut dikarenakan babi suka memakan apa saja termasuk memakan kotoran.

Dilain sisi, babi tidak pernah buang air besar di tempat tidur dan makan mereka. Anak babi yang baru lahir pun meninggalkan tempat tinggalnya untuk buang air.

4. Dapat menyelamatkan nyawa manusia

Babi menjadi hewan paling ideal untuk dijadikan transplantasi antara organ manusia dan hewan. Katup jantung babi bisa digunakan untuk membuat katup jantung manusia.

Katup ini bertahan sekitar 15 tahun dan biasanya tidak memerlukan penggunaan obat anti-pembekuan seperti halnya katup mekanis. Dengan demikian, Babi bisa menyelamatkan nyawa manusia melalui bantuan transplantasi katup jantung babi.

5. Babi merupakan hewan omnivora

Babi adalah hewan omnivora atau pemakan segala. Babi hutan memakan akar, buah, tikus, dan reptil kecil. Babi domestik memakan jagung, gandum, kedelai atau barley. Di peternakan, babi sering diberi makan kulit sayur, kulit buah dan sisa makanan lainnya.

Sebagian besar spesies babi mengolah makanannya di usus belakang. Namun, pencernaan selulosa yang tidak efesien membuat mereka harus sering makan. Hal ini juga memungkinkan menjadi alasan babi sering makan dan memakan apa saja.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.