Cara Alami Menjaga Air Akuarium Tetap Jernih dan Sehat

AKURAT.CO Banyak obat atau bahan kimia yang tersedia untuk menjernihkan air akuarium. Namun, penggunaan bahan tersebut sering kali menimbulkan risiko bagi kesehatan ikan dan keseimbangan ekosistem di dalam tank.
Sebagai alternatif yang lebih aman, kamu bisa menerapkan cara-cara alami untuk menjaga kejernihan air akuarium.
Metode ini tidak hanya efektif, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan sehat bagi ikan.
Lalu, apa saja langkah alami yang bisa dilakukan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Kenali Penyebab Air Akuarium Cepat Keruh
Air akuarium yang cepat keruh tidak selalu disebabkan oleh jarangnya penggantian air. Ada beberapa faktor lain yang sering luput dari perhatian, di antaranya:
1. Filter Tidak Bekerja Optimal
Filter dengan kapasitas terlalu kecil, kotor, atau mulai rusak tidak mampu menyaring sisa pakan dan kotoran ikan secara maksimal. Akibatnya, partikel halus terus berputar di dalam air dan membuat akuarium tampak kusam.
2. Jumlah Ikan Terlalu Banyak
Semakin banyak ikan dalam satu akuarium, semakin besar pula produksi kotoran. Jika tidak diimbangi dengan sistem filtrasi yang memadai, air akan cepat keruh meskipun baru diganti.
3. Pemberian Pakan Berlebihan
Sisa pakan yang tidak dimakan akan membusuk dan menurunkan kualitas air. Berikan pakan secukupnya sesuai jumlah ikan agar air tetap jernih dan stabil.
Baca Juga: Aerator Bising Ganggu Kenyamanan? Ini Cara Efektif Meredam Suaranya
4. Paparan Cahaya Berlebihan
Cahaya matahari langsung atau lampu akuarium yang menyala terlalu lama dapat memicu pertumbuhan alga. Ketika alga berkembang pesat, air berubah kehijauan dan tampak kotor.
5. Pemilihan Jenis Ikan Tidak Sesuai
Beberapa jenis ikan seperti ikan koki, ikan mas, komet, pleco besar, serta ikan predator seperti oscar atau louhan menghasilkan kotoran lebih banyak. Jika dipelihara di akuarium kecil tanpa filtrasi memadai, air akan sangat cepat keruh.
Cara Alami Membuat Air Akuarium Tetap Jernih
Berikut beberapa langkah alami yang bisa kamu terapkan untuk menjaga kejernihan air akuarium:
1. Manfaatkan Tanaman Air Hidup
Tanaman air membantu menyerap zat sisa seperti nitrat, fosfat, dan partikel organik penyebab kekeruhan. Selain itu, tanaman juga mempercantik tampilan akuarium dan menekan pertumbuhan alga.
Rekomendasi tanaman mudah dirawat:
-
Hornwort (tumbuh cepat dan tahan banting)
-
Anacharis/Elodea (efektif menyerap nitrat)
-
Duckweed (tanaman apung penstabil cahaya)
-
Java Moss dan Java Fern (perawatan sederhana)
2. Gunakan Daun Ketapang
Daun ketapang mengandung tanin dan senyawa alami yang dapat membantu menjernihkan air secara bertahap.
Manfaat daun ketapang:
-
Membantu menjernihkan air
-
Menstabilkan pH
-
Mengurangi stres pada ikan
3. Pastikan Proses Cycling Berjalan Sempurna
Akuarium yang belum melalui proses cycling dengan baik akan lebih mudah keruh. Cycling memungkinkan bakteri baik berkembang untuk menguraikan amonia dan nitrit.
Baca Juga: Cara Membuat Aquascape Low Budget, Simpel dan Tetap Menarik
Tanda cycling sudah matang:
-
Amonia: 0 ppm
-
Nitrit: 0 ppm
-
Nitrat: di bawah 40 ppm
-
Air tidak berbau
Gunakan test kit air secara berkala atau tambahkan bakteri starter untuk mempercepat proses ini.
4. Tingkatkan Aerasi dan Sirkulasi Air
Sirkulasi yang baik mencegah kotoran menumpuk di satu titik dan membantu kinerja filter. Selain itu, kadar oksigen yang cukup membuat kondisi akuarium lebih stabil.
Pilihan pendukung sirkulasi:
-
Aerator dengan air stone
-
Outflow filter
-
Wave maker (untuk akuarium besar)
Arahkan aliran air ke area yang minim pergerakan agar sirkulasi merata.
5. Lakukan Penggantian Air Secara Bertahap
Penggantian air rutin tetap menjadi cara alami paling efektif. Cukup ganti 20–30 persen air setiap minggu.
Tips penggantian air:
-
Sedot kotoran dasar menggunakan siphon
-
Gunakan air yang sudah diendapkan minimal 24 jam
-
Hindari mengganti air 100 persen kecuali dalam kondisi darurat
6. Tambahkan Media Alami Seperti Arang atau Zeolit
Arang aktif membantu menyerap bau dan partikel halus penyebab kekeruhan. Letakkan arang secukupnya di dalam filter dan ganti jika sudah rapuh.
Selain itu, zeolit dapat menyerap amonia dan zat berbahaya lainnya. Media ini sangat bermanfaat untuk akuarium baru atau tank dengan kepadatan ikan tinggi. Letakkan zeolit dalam kantong jaring kecil agar aliran air tetap lancar.
Dengan menerapkan langkah-langkah alami di atas secara konsisten, kejernihan air akuarium dapat terjaga tanpa bahan kimia tambahan. Hasilnya, ikan lebih sehat, ekosistem lebih stabil, dan akuarium tampak bersih serta indah.
Laporan: Lilis Anggraeni/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









