Akurat

Warna Cat Tembok Cepat Pudar? Ini Penyebab dan Cara Agar Tetap Cerah dan Tahan Lama

Eko Krisyanto | 18 Januari 2026, 22:38 WIB
Warna Cat Tembok Cepat Pudar? Ini Penyebab dan Cara Agar Tetap Cerah dan Tahan Lama

AKURAT.CO Warna cat tembok yang memudar membuat tampilan rumah terlihat kusam dan kurang menarik. Namun, Anda tak perlu khawatir.

Ada berbagai cara mudah yang bisa dilakukan agar warna cat tembok tetap cerah dan awet dalam jangka panjang.

Artikel ini akan membagikan tips praktis untuk merawat cat tembok agar tidak mudah pudar dan rumah tetap terlihat segar.

Penyebab Warna Cat Tembok Mudah Pudar

Sebelum mengetahui cara merawat cat tembok, penting untuk memahami beberapa faktor yang menyebabkan warna cat cepat memudar atau rusak, antara lain:

Paparan sinar matahari secara berlebihan, terutama pada dinding eksterior, dapat merusak pigmen cat akibat sinar ultraviolet.

Kelembapan dan rembesan air dari kebocoran atap atau dinding dapat membuat cat mengelupas dan memicu pertumbuhan jamur.

Debu, kotoran, dan jamur yang menumpuk tanpa dibersihkan membuat warna cat tampak kusam.

Penggunaan jenis cat yang tidak sesuai, seperti cat interior untuk dinding luar rumah, menyebabkan cat tidak tahan terhadap cuaca.

Proses pengecatan saat cuaca terlalu panas atau lembap membuat cat sulit menempel dengan sempurna.

Baca Juga: Suara Speaker Aktif Pecah dan Serak? Ini Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Permukaan dinding yang kotor, basah, atau retak sebelum pengecatan juga membuat hasil cat cepat rusak. Kurangnya perawatan rutin membuat cat lebih cepat kehilangan warna dan daya tahannya.

Cara Agar Warna Cat Tembok Tahan Lama

Agar warna cat tembok tetap cerah dan tidak mudah pudar, diperlukan kombinasi antara pemilihan bahan yang tepat dan perawatan yang konsisten. Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan:

1. Pilih Cat Berkualitas dan Sesuai Fungsi

Gunakan cat berkualitas dari merek terpercaya dan pastikan jenisnya sesuai dengan area pengecatan.

Cat interior cocok untuk ruangan dalam, sedangkan cat eksterior diformulasikan khusus agar tahan panas, hujan, sinar UV, serta pertumbuhan jamur dan lumut.

2. Bersihkan Permukaan Dinding Secara Rutin

Debu dan kotoran yang menempel lama dapat membuat warna cat terlihat kusam. Bersihkan dinding secara berkala menggunakan kain lembap atau spons halus. Segera bersihkan noda agar tidak meresap ke lapisan cat.

3. Cegah Kelembapan Berlebih

Pastikan dinding tetap kering dengan rutin memeriksa atap, talang air, dan pipa. Segera perbaiki kebocoran atau rembesan air agar cat tidak cepat mengelupas.

4. Gunakan Teknik Pengecatan yang Tepat

Sebelum mengecat, pastikan permukaan dinding bersih dan kering. Gunakan cat dasar (primer) agar cat menempel sempurna, lalu aplikasikan cat dalam beberapa lapisan tipis untuk hasil yang lebih rata dan tahan lama.

5. Tambahkan Lapisan Pelindung

Untuk perlindungan ekstra, terutama pada dinding luar rumah, tambahkan lapisan coating pelindung. Lapisan ini membantu cat lebih tahan terhadap cuaca ekstrem, goresan, dan noda.

6. Hindari Gesekan Langsung

Jauhkan furnitur atau benda keras dari dinding untuk mencegah goresan dan kerusakan cat. Gunakan pelindung sudut di area yang sering terkena benturan.

7. Lakukan Pengecatan Ulang Secara Berkala

Meski menggunakan cat berkualitas, pengecatan ulang tetap diperlukan setiap 3–5 tahun, tergantung kondisi lingkungan dan dinding rumah. Pengecatan ulang membantu menjaga tampilan rumah tetap segar dan melindungi permukaan tembok.

Warna cat tembok dapat bertahan lebih lama jika didukung oleh pemilihan cat yang tepat dan perawatan yang konsisten.

Dengan perawatan yang baik, tampilan rumah akan tetap cerah, bersih, dan menarik dalam jangka panjang.

Baca Juga: ​Jacksen F Tiago Sebut MLSC Jalur Utama Menuju Timnas Putri

Laporan: Lilis Anggraeni/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.