Akurat

Tetap Tenang, Begini Cara Atasi Serangan Panik di Tempat Kerja

| 16 September 2019, 13:00 WIB
Tetap Tenang, Begini Cara Atasi Serangan Panik di Tempat Kerja

AKURAT.CO Menurut para ahli mengalami sejumlah kecemasan saat melakukan interviewatau wawancara kerja adalah hal normal. Namun, tahukah Anda ada beberapa karyawan yang juga ternyata seringkali mengalami kepanikan meskipun seudah bekerja bertahun-tahun. 

Gejala serangan panik termasuk rasa takut yang luar biasa, jantung berdebar, dan kesulitan bernapas dapat mengganggu kehidupan seseorang sedemikian rupa, sehingga hanya dapat dikendalikan melalui intervensi medis. 

Sayangnya, serangan panik dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, dan mungkin ada banyak pemicu. Namun, serangan panik di tempat kerja cukup umum karena stres dan beban kerja yang harus dihadapi orang setiap hari. 

Jadi, berikut adalah beberapa cara untuk membantu seseorang menangani serangan panik di tempat kerja.

Fokus pada pernapasan

Selama serangan panik, gejala paling umum yang dialami orang adalah pernapasan yang tidak menentu. Napas mereka mungkin menjadi dangkal atau cepat sehingga membuat mereka merasa terengah-engah. 

Hal pertama yang harus dilakukan dalam keadaan seperti itu adalah fokus pada pernapasan. Coba ambil napas dalam-dalam dan berkonsentrasilah pada setiap napas. Ketika orang itu mulai mengambil napas dalam-dalam dan tenang, itu akan secara otomatis menurunkan detak jantung dan membuat tubuh rileks.

Perhatikan pikiran Anda

Sangat umum bagi orang untuk fokus pada pikiran negatif sambil mengalami serangan panik. Cara terbaik untuk mengendalikan pikiran Anda agar tidak diserang oleh pikiran-pikiran yang menyimpang adalah dengan menuliskan pikiran-pikiran yang tidak menentu itu. 

Banyak waktu orang cenderung panik ketika pikiran mereka tidak masuk akal atau mereka terus berpikir tentang bahaya yang tidak akan terjadi. Menuliskan pemikiran semacam itu dapat membantu orang tersebut mendapatkan perspektif yang lebih baik tentang bagaimana pikiran mereka bekerja selama serangan panik. 

Dan ketika mereka menantang pikiran-pikiran ini dan membuktikan kepada diri mereka sendiri bahwa ini bukan ancaman nyata, mereka dapat dengan mudah berdamai dengan situasi.

Jangan gegabah dan tinggalkan tempat kerja

Hal terburuk yang harus dilakukan selama serangan panik adalah bertindak cepat dan meninggalkan tempat kerja. Pada awal serangan panik, sangat umum bagi orang-orang untuk mundur ke zona nyaman mereka. 

Jadi, jika seseorang merasa bahwa dia mungkin mengalami serangan panik, reaksi pertamanya adalah meninggalkan kantor dan pulang. Tetapi melakukan hal itu tidak hanya bodoh tetapi juga bisa berbahaya. Bagaimana jika serangan panik menjadi intens saat bepergian? 

Jadi, hal terbaik untuk dilakukan adalah tetap di satu tempat dan menunggu sampai selesai.

Beri tahu orang terdekat

Yang terbaik adalah memberi informasi kepada seseorang di tempat kerja tentang kondisinya. Banyak orang mungkin salah mengira gejala serangan panik dengan serangan jantung. Mereka mungkin meningkatkan alarm dan itu hanya akan memperburuk kondisinya. Jadi, memberi tahu teman terdekat atau teman di tempat kerja tentang serangan panik adalah langkah yang bijak.

Menurut para ahli, gangguan panik, yang dapat diobati dengan obat-obatan, terapi atau keduanya, dapat menjadi kondisi medis. Selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan praktisi medis jika hal seperti itu sering terjadi dan menghambat kehidupan seseorang sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.