Wisata Sekitar Solo yang Nyaman Dikunjungi

AKURAT.CO Bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan suasana lebih tenang, kawasan Solo dan sekitarnya masih menyimpan banyak pilihan destinasi yang relatif sepi, alami, dan ramah untuk liburan berkualitas.
Berbeda dari destinasi populer yang menjadi magnet massa, tempat-tempat ini menawarkan pengalaman dengan udara segar, ruang untuk bernapas, serta waktu yang benar-benar bisa dinikmati bersama orang terdekat.
Cocok untuk keluarga kecil, pasangan, hingga pelancong yang ingin menepi sejenak dari hiruk-pikuk akhir tahun.
Baca Juga: Bluebird Ekspansi ke Solo, Layanan Taksi Kian Mudah Diakses
Mengapa Sekitar Solo Jadi Pilihan Destinasi Liburan?
Secara geografis, Solo dikelilingi wilayah pegunungan, perdesaan, dan kawasan konservasi alam yang tidak semuanya tersentuh pariwisata massal.
Aksesnya relatif mudah, jaraknya dekat dari pusat kota, dan sebagian besar tidak memerlukan biaya mahal.
Selain itu, karakter wisata di sekitar Solo cenderung berbasis alam dan budaya lokal, bukan wahana besar. Inilah yang membuatnya lebih lengang saat musim liburan panjang.
Baca Juga: 10 Universitas Swasta Terbaik di Solo: Pilihan Kampus Berkualitas untuk Masa Depan
Destinasi Liburan Anti Ramai di Sekitar Solo
1. Desa Wisata di Lereng Lawu
Wilayah Karanganyar di lereng Gunung Lawu memiliki sejumlah desa wisata yang menawarkan pengalaman tinggal di tengah alam dan kehidupan warga.
Tidak ada antrean tiket atau keramaian berlebih. Aktivitasnya sederhana namun bermakna, seperti berjalan di pematang sawah, menikmati kopi panas pagi hari, hingga berbincang dengan warga lokal.
Suasana desa seperti ini cocok untuk liburan keluarga yang ingin mengenalkan anak pada alam, atau bagi pekerja kota yang ingin memulihkan energi.
2. Jalur Alternatif Lereng Gunung untuk Wisata Santai
Beberapa jalur penghubung antarkecamatan di Karanganyar dan Boyolali kerap dilewati hanya sebagai jalur lintasan, padahal menyimpan panorama alam yang menarik.
Warung kopi sederhana di tepi jalan, hamparan kebun, dan udara dingin menjadi daya tarik tersendiri.
Berhenti sejenak di jalur seperti ini sering kali justru menjadi momen paling berkesan, tanpa perlu tiket masuk atau jadwal kunjungan.
3. Sendang dan Mata Air Alami
Di wilayah pinggiran Solo dan Boyolali, sendang atau mata air alami masih dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.
Beberapa di antaranya terbuka untuk umum dan tetap terjaga kejernihannya.
Wisata sendang menawarkan ketenangan yang jarang ditemukan di kolam renang komersial.
Suasananya alami, dikelilingi pepohonan, dan biasanya tidak padat pengunjung meski saat libur panjang.
4. Perkebunan dan Kawasan Edukasi Alam
Selain kebun teh yang sudah dikenal luas, terdapat area perkebunan dan kawasan edukasi alam yang tidak terlalu terekspos. Tempat-tempat ini memungkinkan pengunjung berjalan santai, belajar tentang tanaman, atau sekadar menikmati lanskap hijau tanpa gangguan keramaian.
Aktivitas semacam ini cocok untuk liburan keluarga kecil atau pasangan yang ingin suasana tenang tanpa distraksi.
Ajak Siapa agar Liburan Lebih Berkesan?
Liburan ke tempat yang relatif sepi justru paling pas dinikmati bersama orang-orang terdekat.
Keluarga inti, sahabat lama, atau pasangan akan lebih leluasa berbincang, tertawa, dan menciptakan kenangan tanpa tekanan waktu dan kerumunan.
Destinasi anti ramai juga cocok bagi wisatawan solo yang ingin menulis, merenung, atau sekadar berjalan tanpa agenda padat.
Meski tergolong sepi, waktu terbaik berkunjung tetap disarankan pada pagi hari.
Selain udara masih segar, cahaya matahari pagi membuat lanskap alam terlihat lebih hidup.
Hindari jam-jam puncak siang hari, terutama jika lokasi berada di jalur utama wisata.
Mutiara MY (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








