Jalan Kaki ke Mekkah: Kisah Sukses Hendy dan Dani yang Bukan Cuma Omon-omon

AKURAT.CO Bermula dari mimpi yang menyentuh hati, Hendy, seorang pemuda asal Sumedang, Jawa Barat, memutuskan untuk menapaki jalan luar biasa: pergi ke Mekkah dengan berjalan kaki demi mengejar hidup yang lebih berkah. Perjalanan ini bukan sekadar fisik, tapi juga spiritual, emosional, dan penuh tantangan.
Awal Perjalanan: Dari Cikarang dengan Rp50 Ribu
Hendy, yang saat itu bekerja di sebuah pabrik perakitan mobil di Serang, memilih resign demi mengikuti "bisikan" dalam mimpinya. Bersama temannya, Dani, mereka memulai perjalanan dari Cikarang, Jawa Barat, pada 12 November 2025. Modal awal mereka? Hanya Rp50 ribu dan tekad kuat.
Meski siaran langsung mereka di TikTok hanya ditonton segelintir orang yang lebih banyak menghujat, Hendy dan Dani terus berjalan. Dalam dua hari, uang mereka habis. Mereka pun harus puasa karena tak punya bekal.
"Waktu itu yang nonton 10 orang, yang nge-bully 9 orang. Tapi kami jalan terus," ujar Hendy melalui unggahannya di platform TikTok, dikutip Kamis, 7 Agustus 2025.
Rintangan dan Keajaiban: Tidur di Kolong Jembatan hingga Dapat Paspor Gratis
Perjalanan penuh cobaan: tidur di emperan toko, berpuasa karena kelaparan, bahkan berbohong demi menutupi rasa malu saat ditawari makanan. Namun, bantuan dari warga datang silih berganti. Di Cilegon, seorang warga yang melihat live TikTok mereka memberi makanan.
Ketika tiba di Pelabuhan Lampung, barulah Hendy sadar bahwa mereka butuh paspor untuk melanjutkan perjalanan. Berkat donasi warga, mereka kembali ke Cilegon dan mendapat bantuan dari Imigrasi untuk membuat paspor secara gratis.
Baca Juga: Oktober Jadi Target Bandara Kertajati Terbangkan Jema'ah Umroh
Viral dan Didukung Banyak Pihak
Di Lampung, mereka bertemu Andika Kangen Band dan viral di media sosial. Sambutan masyarakat pun semakin besar. Saat menyeberang ke Batam melalui Kuala Tungkal, mereka bahkan dilepas langsung oleh bupati, Danlanal, dan Kapolres setempat.
Setiba di Batam, warga sudah menanti dengan spanduk bertuliskan "Welcome to Batam Jon." Namun, mereka tetap fokus dan menolak ajakan keliling kota demi menjaga misi perjalanan.
Perjalanan Internasional: Singapura, Malaysia, hingga Thailand
Perjalanan ke luar negeri dimulai dari Singapura, lalu lanjut ke Malaysia. Sambutan di Malaysia luar biasa: ribuan orang menyambut mereka di sepanjang jalan. Seorang pengusaha Malaysia bahkan menghadiahkan umroh untuk keluarga Hendy dan Dani.
Namun, di Thailand, mereka dihadapkan pada minimnya makanan halal dan masjid. Puncaknya, Hendy dan Dani memutuskan untuk berpisah karena beda pendapat. Hendy melanjutkan lewat India, Pakistan, UEA, lalu ke Arab Saudi. Dani langsung ke Qatar dan tiba lebih dulu di Mekah.
Menembus India dan Pakistan: Antara Terik dan Perang
Di India, Hendy harus menempuh suhu 38 derajat dan potensi kriminalitas yang tinggi. Namun, KBRI membantu pengamanan hingga perbatasan Pakistan. Beruntung, Hendy tiba dua hari sebelum perbatasan ditutup karena perang. Ia sempat terjebak di Kashmir sebelum diungsikan ke Bandara Pakistan dan diterbangkan ke Dubai.
Sambutan Luar Biasa di Dubai dan Abu Dhabi
Di Dubai dan Abu Dhabi, Hendy disambut warga Indonesia bak tamu VIP. Ia dijamu dengan makanan favorit, diajak berbelanja, hingga berlibur mewah seperti naik jetski dan menginap gratis di penginapan eksklusif. Di sana pula Hendy kembali bertemu sahabat lamanya, Bang Faiz dari Malaysia.
Momen Puncak: Menangis Histeris di Jabal Khadamah
Akhirnya, pada Minggu 3 Agustus 2025, Hendy menuntaskan perjalanan panjangnya di Jabal Khadamah, Mekkah. Tangis haru tak terbendung saat ia bersujud di tanah suci, menjalani umrohimpian yang berangkat dari sebuah mimpi sederhana di Sumedang.
Kini, Hendy akan tinggal di Arab Saudi selama tiga bulan, mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Mekkah dan Madinah bersama relawan yang setia mendampingi.
Kalau kamu terinspirasi dengan kisah luar biasa Hendy, jangan lupa ikuti update selanjutnya hanya di Akurat.co!
Baca Juga: KPK Bakal Naikkan Perkara Kuota Haji ke Penyidikan
Baca Juga: Keistimewaan Kota Mekah dan Madinah, Muslim Harus Tahu!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








