Akurat

5 Tips Liburan ala Backpacker ke Jepang, Pilih Waktu Saat Musim Dingin

Muhtar S. Syihabuddin | 4 Desember 2023, 06:30 WIB
5 Tips Liburan ala Backpacker ke Jepang, Pilih Waktu Saat Musim Dingin

AKURAT.CO Jepang, yang sering disebut sebagai Negeri Sakura, merupakan negara yang kaya akan keragaman antara kehidupan modern dan tradisional.

Dalam negara ini, kamu dapat dengan mudah menemukan bangunan yang tersembunyi di baling tingginya gedung pusat perbelanjaan dan melihat para wanita mengenakan yukata saat berjalan-jalan di pusat kota.

Tradisi di negara ini masih sangat kuat dipegang meski di tengah majunya pertumbuhan ekonomi dan perkembangan teknologi dan hal ini menjadi keunikan tersendiri.

Sayangnya, Jepang termasuk negara yang cukup mahal bagi wisatawan dengan anggaran terbatas. Harga-harga yang tinggi membuat gaya perjalanan backpacker menjadi kurang memungkinkan.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Lagu Yoasobi Terbaik! Paling Populer Dari Anime Jepang Dan Seru Didengar Terus Menerus

Namun, dengan beberapa trik tertentu, kamu masih dapat menjalankan perjalanan gaya backpacker di Negeri Matahari Terbit ini.

Berikut 5 tips untuk liburan ala backpacking ke Jepang.

1. Pilihlah musim dingin sebagai waktu untuk berangkat

Agar dapat merencanakan liburan dengan biaya terjangkau, sebaiknya peak season yang jadi incaran kebanyakan wisatawan.

Di Jepang, musim semi (Haru) yang berlangsung pada bulan Mei-Juni dan musim panas (Natsu) dari bulan Juli hingga September adalah periode yang sangat diminati para wisatawan.

Pada saat itu, bunga sakura mulai mekar, cuaca hangat, dan menyenangkan. Oleh karena itu, tak heran jika harga tiket pada bulan-bulan tersebut cenderung melonjak tinggi.

Namun, jika tujuanmu adalah liburan dengan anggaran terbatas dapat memilih waktu perjalanan pada musim dingin (Fuyu).

Pada musim ini, maskapai penerbangan umumnya cenderung lebih loyal dalam memberikan diskon harga tiket karena jumlah penumpang relatif lebih sedikit.

Selain itu, terdapat beberapa destinasi wisata yang menjadi lebih memukau saat tertutup salju di atas tanah.

Baca Juga: Jepang Rilis Peringatan Bahaya Konsumsi Alkohol Setiap Hari

2. Cermat dalam memilih tempat menginap

Jepang dikenal dengan biaya transportasi yang cukup tinggi, oleh karena itu, disarankan untuk memilih penginapan yang mudah diakses ke berbagai lokasi.

Sebagai alternatif, kamu dapat mencoba menginap dengan gaya couchsurfing. Melalui platform Couchsurfing, kamu dapat menemukan anggota Couchsurfing yang dengan sukarela membuka pintu rumah mereka untuk kamu tinggali sementara waktu.

Selain menawarkan tempat tinggal secara gratis, pengalaman menginap dengan gaya couchsurfing juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan penduduk setempat.

Anggota couchsurfing yang menyediakan tempat tinggal mungkin juga dapat memberikan saran perjalanan yang berharga.

Selain menginap dengan gaya couchsurfing, kamu juga bisa menginap di backpacker hostel, di dorm teman, atau dengan membangun perkemahan di taman kota.

Baca Juga: Panduan Wisata Gunung Fuji Jepang, Simak Jadwal Pendakian Di Sini

3. Pintar memilih destinasi tujuan

Salah satu strategi terbaik untuk merencanakan perjalanan hemat di Jepang adalah dengan bijaksana memilih destinasi.

Jepang terdiri dari dua kepulauan besar, dan mencoba menjelajahi seluruhnya sekaligus dapat menjadi pengeluaran yang tinggi.

Sebaiknya, fokuslah terlebih dahulu pada satu wilayah agar dapat menikmati keunikan dan keindahan yang dimiliki setiap tempat di Jepang.

4. Gunakan transportasi yang terjangkau

Biaya transportasi di Jepang tidaklah ekonomis, terutama untuk kereta cepat (shinkansen) dari Fukuoka ke Tokyo saja dapat mencapai kisaran harga 12.000-40.000 Yen, tergantung pada jarak perjalanan, yang berarti kamu perlu mengeluarkan uang sebesar 1,3 juta hingga 5 juta rupiah.

Oleh karena itu, kamu dapat memanfaatkan Situs Hyperdia untuk mencari opsi kereta lokal yang lebih terjangkau.

Meskipun memerlukan waktu lebih lama, naik kereta lokal dapat memberikan kamu kesempatan untuk menjelajahi lebih banyak tempat.

Dan melalui situs Hyperdia, kamu dapat menemukan berbagai jenis kereta, mulai dari Shinkansen hingga kereta lokal.

Situs ini juga memberikan rute perjalanan, durasi perjalanan, dan stasiun-stasiun di mana Anda perlu berganti kereta. Selain itu kamu juga bisa menggunakan alternatif lain seperti naik bus malam atau bahkan berjalan kaki.

5. Beli makanan hemat

Makanan di Jepang terkenal harganya yang mahal. Meski demikian, masih ada cara untuk menikmati hidangan dengan biaya yang lebih terjangkau asalkan kamu bijaksana memilih tempat makan.

Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah membeli makanan cepat saji di Konbini, toko serba ada Jepang yang bisa menjadi alternatif bagi kamu dalam mencari hidangan yang terjangkau.

Di Konbini, kamu dapat menemukan berbagai macam makanan seperti onigiri, salad, dan bahkan set makanan (bento) dengan harga yang cukup ramah di kantong.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.